Perjuangan Berat Sederet Seleb Jalani Kehamilan Bermasalah

Kate Middleton.
Sumber :
  • instagram.com/kensingtonroya

VIVA.co.id – Sebagian wanita cukup beruntung bisa dikaruniai buah hati dengan mudah. Tapi, ada sebagian wanita yang harus melewati proses panjang dan perjuangan berat demi bisa menimang momongan.

Tak terkecuali bagi beberapa selebriti yang harus menghadapi tantangan ketika menjalani masa kehamilan, seperti menderita penyakit karena perubahan hormon. Berikut ini sederet selebriti yang mengalami masalah penyakit selama masa kehamilannya yang dirangkum VIVA.co.id.

Rinni Wulandari

Tak butuh waktu lama bagi penyanyi jebolan ajang pencarian bakat dan istri dari Jevin Julian ini untuk mendapatkan momongan. Berselang beberapa waktu setelah pernikahannya, Rinni langsung dinyatakan hamil.

Namun, dalam beberapa bulan usia kehamilannya,  Rinni mengalami sedikit masalah. Ia mengeluhkan ibu jarinya nyeri ketika ditekuk. Setelah diperiksakan ke dokter, ternyata pelantun Oh Baby ini mengalami Radial Tenosynovitis.

Penyakit ini diakbatkan perubahan hormon saat hamil, yaitu hormon estrogen. Wanita hamil umumnya mengalami peningkatan estrogen, tapi efeknya bisa mengakibatkan nyeri pada tendon dan membuat ibu jari sulit digerakkan.

Kate Middleton

Sebenarnya ini bukan pertama kali bagi Duchess of Cambridge ini mengalami masalah kehamilan. Sejak mengandung anak pertamanya Pangeran George, Kate sudah didiagnosis mengalami Hyperemesis Gravidarum.

Kondisi ini membuat Kate mengalami muntah terus menerus, dehidrasi, kelelahan, pusing, hingga kehilangan berat badan. Selama menjalani masa kehamilan, Kate memang sering diberitakan mengalami morning sickness parah. Bahkan ketika usia kehamilannya pun sudah tua.

Vivian Hsu

Artis cantik asal Taiwan yang dinikahi pengusaha Indonesia ini juga punya pengalaman tidak mengenakkan saat hamil putra pertamanya Dalton. Ia harus mengonsumsi 13 pil sehari dan mendapatkan 300 suntikan selama kehamilannya.

Penyanyi ini juga harus menjalani operasi selama kehamilan saat menderita inkompetensi serviks dan posisi bayinya terlalu rendah, yang mengharuskan dia terbaring di tempat tidur selama 162 hari.

Total pil yang harus dikonsumsinya bahkan mencapai 2.601 pil. Selain itu, dia juga harus mendapatkan suntikan protein dua kali sehari. Karena kondisinya ini, Vivian bahkan harus menyerah untuk bisa melahirkan normal.