Berkunjung ke Danau Toba, Jangan Khawatir Tak Ada Restoran Halal

Kawasan Wisata Danau Toba.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Anis Efizudin

VIVA – Bagi warga muslim, mungkin menghabiskan waktu liburan ke Danau Toba, Sumatera Utara, menimbulkan satu kekhawatiran mengenai makanan halal yang tersedia di sana. Sebenarnya, kekhawatiran Anda tidak perlu karena di kawasan danau kaldera terbesar di Indonesia ini kebutuhan umat muslim sudah sangat tersedia.

"Di sana sudah ada restoran-restoran muslim. Di Parapat itu mayoritas Islam, kemudian mereka juga ada restoran muslim lainnya," kata Wakil Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Sejarah, Religi, Tradisi, dan Seni Budaya Kementerian Pariwisata RI, Tendi Nuralam, saat ditemui VIVA di penutupan misi penjualan pariwisata Danau Toba di Ciputra World, Surabaya belum lama ini.

Tendi melanjutkan, di Danau Tiba juga tengah ditingkatkan apa yang dinamakan muslim family, di mana restoran atau rumah makan ini menjual makanan-makanan muslim yang tidak ditemukan di tempat lain.

"Oleh karena itu, jangan takut muslim untuk ke sana," imbuh Tendi.

Lebih lanjut, menurut Tendi, saat ini sudah banyak terdapat rumah makan muslim di kawasan Danau Toba. Penyebarannya pun tidak hanya terdapat pada satu titik saja.

Tendi menjanjikan bahwa pemerintah sedang berusaha untuk terus melakukan pembenahan total di sana. Rencananya, ia juga akan memberikan edukasi pada masyarakat lokal mengenai bagaimana cara memasak menurut syariat Islam, seperti tidak mencampur alat masak untuk makanan halal dan tidak halal.

Selain kuliner, Tendi juga menyarankan wisatawan yang ingin berkunjung untuk melakukan wisata religi. Menurutnya, ada pembauran kultur yang menarik di sana. Terdapat gereja-gereja dengan arsitektur yang sangat menarik, begitu juga dengan rumah-rumah adat Batak yang masih asli.

Selain itu, di sana juga sudah banyak museum yang sudah berstandar internasional.

Sebagai informasi, saat ini pemerintah tengah gencar melakukan perbaikan dan peningkatan pariwisata Danau Toba sebagai bagian dari 10 Bali Baru.

Namun, Tendi menambahkan, fokus pembangunan tidak hanya terpaku pada Danau Toba saja, tapi juga daerah-daerah penyangganya. Misalnya Brastagi yang punya pemandangan menarik dengan Gunung Sinabungnya yang masih aktif.