Cendana Menjual Rindu
- Istimewa
"Saya adalah anak ideologis dari Bapak Presiden Soeharto. Saya tidak bisa berdiam diri untuk tidak menyuarakan jeritan rakyat ini," ujarnya.
Di Partai Berkarya, Titiek menjadi ketua Dewan Pertimbangan. Ia juga maju sebagai bakal calon legislatif dari partai itu untuk daerah pemilihan Yogyakarta.
Sementara itu, di tempat dan waktu yang lain, belasan orang tampak hilir mudik di sebuah gedung bercat kuning berlantai dua. Satu per satu dari mereka menyerahkan map ke sejumlah meja yang tersusun rapi di lantai dua bangunan gedung yang berlokasi di Jalan Antasari Raya, Jakarta Selatan.
Belasan orang itu adalah bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang masih harus menyerahkan sejumlah berkas atau persyaratan untuk maju menjadi caleg di dapilnya masing-masing. "Iya, kami masih harus menyerahkan berkas-berkas untuk pencalegan, karena kemarin masih ada yang kurang," kata salah satu bacaleg Partai Berkarya Dapil Aceh I yang enggan menyebutkan namanya.
Proses melengkapi berkas pencalegan itu dilakukan hingga waktu perbaikan berkas yang telah ditetapkan oleh KPU. Hal itu dibenarkan oleh Sekjen Partai Berkarya ,Priyo Budi Santoso. Menurut Priyo, saat ini partainya masih terus melengkapi sejumlah prasyarat pencalegan di 80 dapil seluruh Indonesia. "Iya, ini kami masih terus bekerja untuk itu," kata Priyo kepada VIVA di kantor DPP Partai Berkarya.
Kejayaan Orde Baru
Partai Berkarya memang menjadi salah satu dari 14 partai politik peserta Pemilu 2019. Selain itu, mereka satu dari empat partai politik baru dalam kontestasi yang segera digelar kurang dari satu tahun dari sekarang. Pada Pemilu 2019, mereka mendapatkan nomor urut tujuh.
Karena itu, beberapa waktu lalu, mereka sibuk menyusun daftar caleg untuk diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum. Mereka berambisi lolos ke DPR demi mengembalikan kejayaan Orde Baru di pentas politik nasional.
Partai Berkarya didirikan putra bungsu Presiden ke-2 RI Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Berkarya merupakan penggabungan dari Nasional Republik (Nasrep) yang juga didirikan Tommy. Nasrep adalah partai besutan Tommy yang gagal lolos ke Pemilu 2014. Sebagian elite Berkarya saat ini merupakan kepengurusan dari Partai Nasrep.