Tapi, lagi-lagi kontrakan ini di pinggir kali, butuh jalan kaki beberapa ratus meter menyusuri gang dengan tangga curam. Dia tinggal berenam. Bersama Cucu, suami Cucu, dan dua anak Cucu di kontrakan mungil itu.
Gemuruh air Sungai Cibalok, yang bermuara di Ciliwung, masih setia menemani Said. Sesekali jadi penyegar di tengah perkampungan kumuh di Kota Hujan. (ren)