Kita Sudah Siap

Dirjen Hubdar Kemenhub, Budi Setiyadi
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi

Diperkirakan berapa persen kenaikannya?

Kenaikannya antara 6-10 persen. Kecuali udara yang kemungkinan akan mengalami penurunan.

Bagaimana dengan manajemen atau pengaturannya?

Tidak mungkin dalam momentum sekarang ini di mana banyak kendaraan keluar, jalan juga terbatas, kemudian petugas dan lain sebagainya tidak ada manajemen yang intensif. Nah, manajemen lautnya saya persiapkan pertama adalah pembatasan angkutan barang. Pembatasan Kendaraan Angkutan Barang ini sudah kita persiapkan peraturan menterinya, baik itu di jalan tol maupun jalan nasional. Nah, di jalan tol itu pasti dari Jakarta sampai Cikampek, sampai dengan Cirebon itu pasti kita batasi. Khusus tanggal 25 Desember itu yang kita batasi kendaraan pengangkut barang dari Cikampek sampai Jakarta, hanya itu saja. 

Selain itu?

Ada lagi yang terkait dengan contraflow dan one way. Untuk contraflow dan one way sudah kita bahas dengan pihak kepolisian, hasil kesimpulan rapat kita akan dilakukan contraflow atau one way tetapi tergantung dengan kebutuhan di lapangan. Jadi tergantung pada diskresi kepolisian nanti. Tapi dari awal saya sampaikan kepada masyarakat, suatu saat kondisi jalan tidak memungkinkan, polisi akan melakukan atau menerapkan diskresinya itu baik one way atau contraflow. Tapi belum ditentukan dari mana mau ke mananya, karena tergantung pada situasinya nanti.

Apakah one way atau contraflow itu akan dilakukan kembali?

Iya. Hari raya kemarin itu kita lakukan one way yang panjang sekali dan itu perencanaannya berdarah-darah. 

Artinya sudah direncanakan?

Sudah. Kan kita juga berhitung kira-kira berapa jumlah kendaraan yang dari DKI itu. Tapi sekarang dengan adanya tol elevated nampaknya mungkin bisa memecah persoalan seperti tahun-tahun yang lalu.

Jembatan Kali Kuto di Tol Trans Jawa

Trans Jawa bagaimana progresnya. Apakah sudah selesai?

Trans Jawa sudah selesai. Nanti mungkin yang masih akan diselesaikan antara Probolinggo ke Banyuwangi.

Bagaimana dengan pelabuhan?

Khusus manajemen yang akan kita berlakukan di Merak-Bakauheni, saya sudah sampaikan di sana, ada dua skema. Pertama skema normal seperti sekarang ini. Kedua, kalau situasi padat itu kita akan lakukan beberapa kebijakan di sana.