Mengapa Andi Mallarangeng Terjerat?
- VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
Semua pertanyaan demikian bukan sekadar pertanyaan akademis. Saya tidak mengatakan bahwa Agus dan Anny harus segera dijadikan tersangka. Namun saya kira kita semua sepakat bahwa keduanya perlu menjelaskan asal-usul kesalahan tersebut. Ini adalah sebuah keharusan dalam investigasi, a neccessity of the highest order.
Mungkin Agus dan Anny tidak sadar akan implikasi yang begitu jauh sewaktu mereka memutuskan pencairan dana Hambalang. Namun bagaimanapun, kita butuh penjelasan keduanya untuk membangun pengertian yang lebih terang tentang tokoh-tokoh di baliknya yang selama ini masih terus menjadi misteri. Bukan tidak mungkin tokoh-tokoh yang mendesak mereka adalah pihak yang sebenarnya memetik keuntungan langsung dari terjadinya korupsi besar dalam skandal tersebut. Semakin lama Agus dan Anny menahan semua informasi ini, semakin banyak pihak tak bersalah yang harus menjadi korban.
Di sinilah terletak perbedaan posisi saya dan Khaerudin. Saya tidak ingin berhenti hanya pada Andi Mallarangeng. Andi tidak memiliki karakter, pengalaman, dan keahlian yang diperlukan untuk mengatur semua korupsi itu dengan demikian canggih dari atas ke bawah. Karena itu, kalau saya mengaitkan nama Agus dan Anny dalam membahas masalah Hambalang, saya bukan ingin sekadar membela seorang kakak, tetapi lebih dari itu, saya ingin mengajak kita mengerti skandal besar ini dalam semua kompleksitasnya.
Posisi Andi
Argumen Khaerudin yang kedua agak sedikit membingungkan. Dalam posisi sebagai menteri (PA), tidak otomatis Andi terkait dengan korupsi yang terjadi di tingkat pelaksanaan proyek. Masih banyak rantai kewenangan yang berada di bawahnya, mulai dari KPA (Kuasa Pengguna Anggaran), PPK (dulu disebut “pimpro”, pimpinan proyek), hingga panitia tender yang independensinya dilindungi oleh undang-undang. Setelah itu masih panjang lagi rantai kewenangan berikutnya, mulai dari kontraktor induk sampai sub-sub kontraktor yang bergerak dengan cara mereka sendiri.
Saya bukan ingin membebaskan Andi Mallarangeng dari tanggung jawab. Tapi dalam soal sepenting ini the charge has to be clear and more specific. Kita tidak bisa menjatuhkan hidup dan karir seseorang hanya dengan konstruksi dugaan yang melayang di langit.