Pedal Gas Mobil Rusak, 1,5 Jam Tantang Maut

Auto China 2012
Sumber :
  • REUTERS/ Jason Lee
VIVAnews - Seorang pria bernama Elez Lushaj asal Texas, Amerika Serikat hampir saja mengakhiri hidupnya saat mengendarai mobil Hyundai Elantra. Mobil tersebut ternyata mengalami masalah pada bagian pedal gas.

Dilansir Daily Mail , Rabu 27 Februari 2013, kejadian menyeramkan itu terjadi akhir Desember lalu. Saat itu, dirinya meluncur di jalan raya Texas, AS.


Setelah lolos dari maut dan tidak mengalami cedera cukup serius, Lushaj membagi cerita saat dirinya berjuang menghentikan mobil. "Tiba-tiba saja pedal gas macet dan tidak kembali. Saat itu kecepatan mobil mencapai 125 km/jam," kenang Lushaj.


Dia pun mencoba menarik memperlambat laju dengan menarik secara manual pedal gas, tapi tidak juga berhasil. Lushaj lalu mencoba menarik rem tangan. lagi-lagi tidak berfungsi dan mobil tetap melaju kencang.


"Saya langsung menghubungi 911 untuk meminta bantuan. Mereka meminta saya mencoba melakukan segala sesuatu untuk memperlambat mobil, tapi saya bilang sudah dan itu tidak berhasil," katanya.


Si petugas pun langsung mengerahkan unit patroli untuk membantu Lushaj. "Polisi ada di belakang mobil saya, mereka memandu saya ke jalan yang tidak terlalu ramai. Sambil meminta saya untuk lebih tenang," katanya.


Hampir sekitar 90 menit, Lushaj berjuang untuk lolos dari maut. Tapi akhirnya laju mobil berhenti, setelah dia coba menghidari truk yang tengah terparkir di pinggir jalan.


Saking kencangnya, mobil sampai terbalik sebanyak empat kali. Tapi beruntung, ia selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka di punggung dan leher. Petugas harus merobek atap mobil untuk mengevakuasi Lushaj.


"Awalnya kami berharap mobil dia akan kehabisan bensin. Kami juga telah menghubungi dealer Hyundai untuk meminta bantuan. Tapi itu belum juga bisa membantu korban," kata juru bicara petugas patroli setempat.


Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dari kejadian tersebut. Mereka juga meminta keterangan dari tim ahli Hyundai.