Suka Duka Sales Cantik Berhijab Jajakan Mobil

Puspa Dewi
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dian Tami

VIVA.co.id - Pameran otomotif selalu identik dengan tenaga penjual alias sales. Memberikan tawaran menarik dan program-program khusus kepada calon konsumen, sales menjadi 'ujung tombak' penjualan kendaraan bermotor.

Dan tentu sudah menjadi rahasia umum jika demi memikat calon konsumen para sales dituntut tampil sempurna. Bahkan tak sedikit yang dituntut tampil menggoda. Yang paling parah, ada beberapa perusahaan yang tak memberikan kesempatan bagi perempuan berkerudung untuk profesi yang satu ini.

Namun ada pemandangan yang unik dalam hajatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016. Ada seorang sales yang mengenakan kerudung. Dialah Puspa Dewi, sales anggun yang bekerja untuk sebuah merek mobil mahal.

VIVA.co.id berkesempatan berbincang-bincang dengan Puspa Dewi. Keluh kesah dan suka cita menjadi sales diungkapkannya termasuk mengenai gaji yang tak menentu setiap bulannya.

"Gaji aku sih UMR, tapi insentif saat menjual mobil itu yang cukup besar. Memang setiap bulannya berbeda. Perusahaan aku kan ada beberapa merek mobil premium, insentif penjualan setiap mobil juga berbeda, jadi memang tergantung dari penjualan," ungkapnya di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Wanita berusia 37 tahun ini mengaku bila setiap bulannya ia mampu menjual minimal satu buah mobil. Memiliki target konsumen berbeda dibandingkan mobil-mobil Jepang, ternyata mampu memberikan pengalaman menarik bagi dirinya.

"Banyak pengalaman menarik, konsumen di sini apabila memang sudah percaya pasti akan mencari saya terus. Hanya saja memang dukanya kalau konsumen itu teknikal, contohnya surat telat atau delivery tidak sesuai waktu," katanya menambahkan.

Ibu dua anak ini mengaku memiliki trik jitu untuk mendulang rezeki di profesi yang telah dilakoninya selama enam tahun belakangan ini. "Rajin telepon lalu ramah terhadap konsumen juga sangat penting." ujarnya.

Selain itu, wanita berhijab ini juga menegaskan bila penampilannya saat ini tidak mengganggu pekerjaannya. Puspa justru merasa nyaman dengan pakaiannya yang tertutup.

"Tidak merasa terganggu (mengenakan hijab). Biasa saja, mereka menghargai aku justru. Yang penting itu mampu membuat nyaman dan sabar menghadapi calon konsumen untuk percaya membeli kendaraan melalui kita.”

(mus)