Honda Akui Ada Cacat Produksi BR-V, Mobilio, Brio, dan HR-V

Honda HR-V
Sumber :
  • VIVAnews/Herdi Muhardi

VIVA – Beredar informasi di media sosial terkait adanya recall atau penarikan untuk perbaikan dari merek mobil Honda yang dijual di Indonesia. Mobil-mobil yang diinformasikan cacat produksi adalah Honda BR-V, Mobilio, Brio, dan HR-V yang diproduksi dari 2015 sampai 2017.

Informasi recall pada empat model mobil Honda tersebut terkait dengan masalah sistem pengereman pada mobil. Penarikan dan perbaikan diinformasikan melalui bengkel resmi mobil Honda ketika konsumen atau pemilik melakukan servis rutin.

Menanggapi informasi tersebut, Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy mengatakan, sampai saat ini HPM sebagai agen resmi mobil Honda di Indonesia belum mengeluarkan informasi apapun terkait recall produk yang dijual di Tanah Air.

"Recall kami pasti akan informasikan secara resmi. Kalau soal aktifitas pengecekan rem memang benar. Cuma saya belum bisa bilang detail karena memang belum ada keputusan resmi. Saat sudah ada, akan kami umumkan dan jelaskan masalahnya apa, terus prosesnya konsumen harus bagaimana," kata Jonfis kepada VIVA, Rabu, 23 Januari 2018.

Menurut Jonfis, pengecekan atau penggantian pada komponen mobil konsumen Honda merupakan sesuatu yang wajar. Jadi, saat ada konsumen yang mengeluhkan ada masalah pada sistem rem-nya pada bengkel resmi, pasti akan ditindaklanjuti dengan pengecekan dan jika diperlukan akan diganti.

Proses tersebut yang nantinya juga bisa menjadi sample untuk memutuskan apakah ada kesalahan atau cacat produksi dari mobil. Terkait dengan informasi recall komponen rem pada empat model mobil Honda di Indonesia, Jonfis mengatakan, memang ada indikasi masalah pada komponen tersebut.

"Kalau ada keluhan terkait rem, ya memang ada. Enggak mungkin barang keluar, terus konsumen keluh enggak kami lakukan pengecekan. Kalau ditemukan, ya kami di pusat minta untuk prosesnya, kemudian bengkel ambil sampel. Sebelum dipastikan, ya enggak bisa dibilang juga recall," kata dia.