Tren Mobil SUV Hanya Sesaat Saja?

Mobil SUV Subaru.
Sumber :
  • Subaruforester.org

VIVA.co.id – Banyak pihak mengatakan, 2016 adalah saat yang tepat untuk membeli mobil jenis sport utility vehicle (SUV).

Hal ini dikarenakan banyak produsen meluncurkan model SUV baru pada tahun ini. Bahkan, beberapa perusahaan analis industri memprediksi tren SUV akan terus berlanjut hingga 2020 mendatang.

Namun ternyata, tidak semua pihak memiliki visi demikian. Hal itu ditunjukkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM), yang mengklaim tetap fokus pada pengembangan multi purpose vehicle (MPV) tahun ini.

Sementara itu, seperti dilansir dari Carbuzz, Selasa 19 April 2016, Chief Executive Officer (CEO) Peugeot Maxime Picat, melihat bahwa tren SUV hanya sesaat saja.

Menurut Picat, SUV memiliki kelemahan dalam hal desain bodi dan konsumsi bahan bakar. Dengan bentuk bodi yang besar dan tinggi, tidak mengherankan jika ada kemiripan bentuk antara satu mobil SUV dengan mobil SUV lainnya.

Itu sebabnya, kata Picat, banyak produsen mobil mulai menggabungkan desain sedan dengan SUV, sehingga menjadi yang saat ini dikenal dengan nama Crossover.

Bahkan, ada pula yang coba mengaplikasikan desain MPV pada jenis SUV, sehingga menghasilkan sebuah mobil yang gagah dan mampu menampung banyak penumpang.

Dan nanti jika desainer sudah kehabisan ide, maka bukan tidak mungkin SUV akan mulai ditinggalkan oleh konsumen. Mereka akan kembali melirik mobil-mobil jenis MPV dan city car, yang cenderung irit bahan bakar dan memiliki bentuk menarik.