Keuntungan Indonesia Terapkan Standar Emisi Euro 4

Uji emisi kendaraan.
Sumber :
  • www.toyota.astra.co.id

VIVA.co.id – Penerapan standar emisi Euro 4 yang termaktub dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2017, diklaim memiliki banyak manfaat bagi Indonesia.

Direktur Jenderal Pengendalian Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan Kementerian LHK, Karliansyah, mengatakan, manfaat yang diperoleh adalah industri kendaraan bermotor lebih siap menghadapi perdagangan ekonomi ASEAN.

"Indonesia juga bisa siap menghadapi pemberlakuan ratifikasi ASEAN mutual recognition agreement atau MRA. Hanya Myanmar dan Laos, di ASEAN, yang belum menerapkan standar Euro 4," kata Karliansyah di Kantor Kementerian LHK, Jakarta, Senin 3 April 2017.

Dia mengatakan, penerapan standar Euro 4 juga akan memberi keuntungan kepada konsumen, karena dapat meningkatkan kualitas bahan bakar hingga menjamin efisiensi.

"Untuk bensin, RON (research octane number) itu minimal 92 dengan kandungan sulfur maksimal 250 ppm (parts per million)," dia menambahkan.

Selain itu, produsen mobil di Indonesia tidak perlu lagi menyesuaikan produk untuk ekspor. Selama ini, produsen memberlakukan dua standar, yaitu untuk pasar dalam negeri dengan standar Euro 2, dan pasar ekspor berstandar Euro 4.

"Hal ini jelas membuat biaya produksi menjadi lebih mahal, karena produsen harus menyediakan dua jenis teknologi dalam memproduksi kendaraan tersebut," tuturnya.

Karliansyah menambahkan, manfaat lainnya adalah kualitas udara perkotaan di Indonesia menjadi semakin baik. Karena, kebijakan itu akan menghasilkan penurunan emisi yang signifikan. "Semua kementerian, lembaga dan juga Pertamina berjanji serta bersepakat menerapkan Euro 4," katanya. (art)