CBR250RR Gerus Penjualan Ninja 250 dan Yamaha R25

Modifikasi All New Honda CBR250RR. Foto ilustrasi.
Sumber :
  • Yasin Fadilah/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Sepeda motor sport kini semakin ramai dengan kehadiran pendatang baru, Honda CBR250RR. Motor besutan pabrikan berlogo sayap mengepak itu memang sengaja diplot untuk menghadapi panasnya persaingan antara Kawasaki Ninja 250 dan juga Yamaha R25.

Hadirnya motor yang digadang akan merecoki kedua kompetitornya ini sebelumnya dipandang bukan menjadi ancaman serius. Namun sebaliknya, kemunduran justru terus terjadi pada penjualan Yamaha dan juga Kawasaki, di pasar motor sport kelas 250cc.

Jika melihat data penjualan domestik Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), November dan Desember 2016, CBR250RR terlihat sangat merecoki Ninja 250 dan Yamaha R25. Tercatat, mulai November sejak CBR250RR diluncurkan, penjualan Ninja 250 berkode EX 250 L terus mengalami penurunan yang cukup drastis. Kawasaki hanya mampu menjual sebanyak 949 unit pada November, dan 532 unit pada Desember 2016.

Padahal, sebelum peluncuran CBR250RR, Kawasaki masih mendominasi penjualan sport 250cc, dengan penjualan di atas 1.000 unit. Oktober misalnya, mereka mendulang penjualan sebanyak 1.286 unit, dan September sekira 1.278 unit.

Sedangkan Yamaha R25, angka penjualannya merosot akibat hadirnya CBR250RR. Pada Desember 2016, motor sport andalan pabrikan berlogo garpu tala itu hanya mencatatkan penjualan sebanyak 100 unit. Bulan sebelumnya, hanya 131 unit. Angka ini terus turun dibandingkan dengan 10 bulan sebelumnya.

Sementara Honda CBR250RR, meski baru menginjak usia dua bulan sejak peluncuran, penjualannya langsung melejit. Honda tercatat sudah mampu membukukan penjualan terhadap CBR250RR selama dua bulan sebanyak 2.698 unit. Total penjualan itu dikontribusikan dari angka November sebanyak 849 unit, dan 1.849 unit pada Desember 2016.