Impresi Pertama RC213V-S, Motor Marquez Versi Jalan Raya

Honda RC213V-S
Sumber :
  • AHM

VIVA.co.id – Pembalap tim Honda Repsol di ajang MotoGP, yakni Daniel Pedrosa dan Marc Marquez, menunggangi Honda RC213V bermesin V-4 999 cc.

Agar para penggemar bisa merasakan sensasi berkendara ala dua pembalap asal Spanyol itu , Honda meluncurkan RC213V-S dengan jumlah terbatas. Nah, Indonesia menjadi salah satu negara yang mendapat kiriman motor tersebut untuk ditest di Sirkuit Sentul.

Technical Service Department PT Astra Honda Motor (AHM), Sriyono, mengatakan, RC merupakan kode motor purwarupa Honda Racing, sementara angka 21 itu pertama kali motor ini diciptakan dan angka 3 adalah generasinya. Sedangkan, V itu nama dari konfigurasi mesin, dan untuk versi jalanan ditambahkan S (Street).

"Konsep pengembangan motor ini adalah untuk merasakan kehebatan motor balap Honda. Bedanya dari versi MotoGP, katupnya menggunakan pegas, kalau versi MotoGP pneumatic (udara, bukan pegas). Gearbox kalau di versi MotoGP seamless, untuk versi jalan raya itu konvensional," ujarnya saat sesi test ride RC213V-S.

Agar bisa dikendarai di jalan raya, maka RC213V-S dibekali lampu depan dan belakang, lampu sein, spion, serta dudukan pelat nomor. Selain itu, knalpot sudah lebih halus suaranya, karena ditanam catalytic converter untuk mereduksi emisi karbon.

"Ban MotoGP ukuran 16,5 inci diganti jadi 17 inci, agar mudah mencari penggantinya. Selain itu, material pada rem di motor versi MotoGP berbahan karbon, kalau versi standar tidak,” jelasnya.

Motor yang dibanderol Rp7 miliar ini hadir dalam dua warna pilihan, yakni biru merah putih, dan hitam karbon (bukan sekadar warna, tapi keseluruhan bodi terbuat dari serat karbon).

Shokbreaker depan belakang sama-sama menggunakan Ohlins. Untuk tangki bensinnya, 20 liter MotoGP dan versi jalan raya 16,5 liter," tuturnya.

"Suara mesin terdengar kasar, karena tidak pakai rantai keteng (timing chain). Kruk as sampai camshaft menggunakan gear ukuran 0,55, selanya tipis sekali. Kalau terhubung dengan rantai keteng, di putaran tinggi akan putus," ujar Sriyono menambahkan. (hd)