Klub Moge Ini Rela Bikin Diler agar Tetap Eksis

kartu yang berlabel Anak Elang Harley-Davidson Signature Card
Sumber :

VIVA.co.id – Meski Mabua Harley-Davidson sebagai diler resmi motor gede sudah berhenti beroperasi sejak 31 Desember 2015 silam, namun para pencinta motor besar yang menjadi pelanggannya kini bisa tetap berkumpul dalam klub resmi.

Hal itu terbukti dari diresmikannya HOG (Harley Owner Grup) Anak Elang Jakarta Chapter, sebagai kelanjutan dari keberadaan HOG Jakarta Chapter yang lisensinya tak lagi diperpanjang sejak 2015 oleh pihak Harley-Davidson.

Direktur HOG Chapter Jakarta sebelumnya, Suherli menjelaskan, transformasi wadahnya menjadi HOG Anak Elang ini sebenarnya sudah digagas pihaknya sebelum Mabua Harley ditutup sekitar dua tahun lalu.

"Karena, kami sangat cinta organisasi ini, saya pikir HOG harus tetap eksis. Tetapi, karena syaratnya harus ada diler, maka saya dan Bro Sahat sepakat bahwa kami akan mengajukan diri membuka diler. Sehingga, HOG bisa tetap hidup," ujar Suherli, saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu 24 September 2017.

Suherli mengaku, meski basis bisnis yang dijalaninya bukan di sektor otomotif, namun karena kebanggaan akan HOG itulah yang membuatnya nekad menekuni bisnis tersebut, demi mempertahankan HOG sebagai sebuah wadah organisasi.

Berbekal pengalaman dan hobi bermain di bidang motor, khususnya Harley-Davidson, dia mengaku dukungan para senior pendahulu dan rekan-rekan sejawatnya yang membuat tim bersemangat untuk mempertahankan salah satu HOG yang ada di Indonesia tersebut.

"Kami bermaksud, HOG ini harus tetap ada dengan nama yang sama, tetapi dengan kondisi dan keadaan berbeda. Jadi, di Jakarta itu khususnya, sampai saat ini sudah ada dua diler. Dan, di Indonesia seluruhnya ada empat diler. Maka kami sepakat mengubah namanya menjadi HOG Anak Elang Jakarta Chapter tersebut," ujarnya.