Tips Mudah Berburu Audio Mobil Bekas dengan Kualitas Top

ilustrasi audio mobil.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Jeffry Yanto

VIVA – Umumnya sistem hiburan dalam mobil asli pabrikan memang belum dianggap memuaskan pemiliknya. Oleh sebab itu paket audio aftermarket kerap menjadi incaran. Namun untuk memboyong audio dengan kualitas mumpuni tentu harus dibarengi dengan dana yang tak sedikit.

Nah solusi bagi pemilik mobil yang enggan membayar mahal untuk mendapatkan audio branded adalah memburu audio mobil dengan status bekas. Saat ini banyak toko-toko yang menawarkan head unit, speaker, amplifier branded dalam keadaan bekas dengan harga miring. Lalu apa yang perlu diperhatikan sebelum membelinya?

Manager Begja Autotronics, Yanto mengatakan, jika ingin membeli komponen audio dalam keadaan bekas yang masih aman itu amplifier dan speaker. Sementara untuk head unit agak lebih rentang rusak jika membelinya bekas karena banyak fitur di dalamnya.

“Ada satu trik tertentu apakah speaker bekas masih bagus atau tidak, dari cone-nya (krucut di balik lingkarang speaker sebelum magnet) sudah turun atau belum dan test suaranya sember atau tidak. Dari fisik saja enggak cukup,” ujar pakar instalasi audio ini kepada VIVA, Senin 9 Juli 2018.

Lanjut dia, untuk head unit bekas memang tidak disarankan dibeli karena besar resiko kerusakannya, walaupun mereknya branded. Karena pembeli tidak akan tahu cara penggunaan sebelumnya seperti apa, soalnya untuk menjual head unit bekas biasanya tampilan luar seperti frame juga dipoles.

“Kita enggak pernah tahu pemakaian sebelumnya seperti apa dan orang jual tinggal poles, biasanya 3-4 bulan sudah bermasalah. Ini kadang-kadang yang terjadi ketika kita ingin membeli produk yang branded, kita ingin beli seken karena harga barunya mahal,” tuturnya.

Oleh sebab itu, dirinya menyarankan jika ingin memboyong produk audio bekas jangan TV atau player. “Kecuali kita tahu pemakaian head unit itu sebelumnya seperti apa. Head unit banyak tipe, ada yang sudah built in prosesor kita harus mengecek satu-satu,” sambungnya.