5 Cara Aman Kendarai Motor saat Melewati Jalan Berlubang

Jalan alternatif Bantul-Kabupaten Gunung Kidul rusak diterjang banjir.
Sumber :
  • Viva.co.id/Daru Waskita

VIVA –  Jalanan di Indonesia masih banyak yang tak mulus, hingga berlubang. Tentunya itu cukup membahayakan bagi para pengguna jalan, terutama para pengendara motor karena besar kemungkinan timbulkan kecelakaan.

Jika menemui kondisi jalan yang rusak, mengharuskan  kita untuk lebih waspada. Kondisi jalan yang rusak dapat berupa jalan berbatu, bergelombang, berlubang, dan penuh genangan.

Pada dasarnya tidak ada cara khusus yang harus dilakukan pada saat melewati kondisi jalan yang rusak. Dilansir dari Wahana Honda, kita sebagai pengendara harus memiliki respon yang cepat saat akan melewati kondisi jalan yang rusak.

Berikut merupakan tips mengemudi di jalan rusak:

1.Kurangi Kecepatan

Ketika mengetahui jalan di depan rusak seperti berlubang, ada baiknya untuk pengemudi melajukan kendaraan secara pelan-pelan sebelum sampai di titik jalan yang berlubang.  

Selain itu, sebaiknya tidak menginjak rem terlalu kuat pada saat ban memasuki lubang. Hal ini karena ketika menginjak rem terlalu kuat, ban dan velg akan menerima benturan yang kuat dari pinggir lubang.

2.Jaga Jarak

Penting! Menjaga jarak kendaraan dengan kendaraan lain saat melintasi jalan dengan kondisi rusak.  Dengan begini, akan memberikan rasa aman pada saat mengemudi.  

Apabila jarak kendaraan terlalu dekat, dikhawatirkan akan terjadi benturan antarkendaraan ketika kendaraan di depan melakukan pengereman mendadak dan pengemudi tidak sigap merespon kondisi tersebut.

Selain itu, dengan menjaga jarak dengan kendaraan lain, pengemudi akan lebih mudah melihat kondisi jalan yang akan dilewati. Dengan begitu, pengemudi akan lebih cepat mengantisipasi kondisi jalan yang rusak.

3.Full Konsentrasi

Pada saat mengemudi hal yang paling penting adalah untuk tetap waspada dan konsentrasi selama mengemudi. Kedua aspek tersebut merupakan faktor utama penunjang keselamatan selama mengemudi.

Dengan berkonsentrasi terhadap jalan yang akan dilewati, pengemudi akan lebih cepat mengantisipasi kondisi jalan yang rusak. Lalu berpindah jalur untuk menghindari kondisi jalan tersebut.

4.Perhatikan Kedalaman Lubang

Saat kondisi jalan rusak yang akan dihadapi adalah lubang, pengemudi akan dihadapkan pada pilihan antara melewati atau menghindari lubang tersebut. Namun, jika diharuskan untuk melewati lubang tersebut, sebaiknya perhatikan kedalaman lubang dan bandingkan dengan ketinggian ground clearance kendaraan yang dikemudikan.  

Apabila dirasa lubang tersebut terlalu dalam, cobalah untuk mencari area terendah lubang tersebut, dan pastikan ban kendaraan masuk sepenuhnya ke dalam lubang. Namun, jika pengemudi memilih untuk bermanuver dan menghindari lubang, jangan lupa untuk tidak melakukannya secara mendadak.  

Perhatikan kondisi lalu lintas, mulai dari kendaraan di belakang, sampai kendaraan yang sedang melaju dari arah yang berlawanan. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kecelakaan yang bisa terjadi saat pengemudi melakukan manuver secara mendadak.

5.Hindari Ban Tergesek

Ini cukup penting, karena sebagian jenis ban tidak mendesain dinding ban sekuat bagian telapaknya. Sehingga ketika ban bergesekkan dengan pinggir lubang, ban akan mudah rusak.

Jika ban sudah terlanjur menghantam pinggiran lubang secara keras, segera menepi untuk memeriksa kondisi ban. Apabila ban mengalami kerusakan seperti kempis, tergores, dan, robek, segera ganti ban dengan ban serep yang kamu bawa.