Tips Cegah Stres pada Anak-anak saat Mudik Lebaran

Mudik bisa menjadi ajang interaksi antara orang tua dan anak. Foto ilustrasi.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Kemacetan saat mudik Lebaran tentu menjadi pemandangan yang biasa. Akibatnya, sering kali para pemudik menjadi stres, tak terkecuali anak-anak.

Menanggapi ritual mudik setiap tahun, psikolog anak dan keluarga Sani Budiantini Hermawan memberikan sedikit tips agar anak tidak stres.

Sani pun menyatakan, ada baiknya anak-anak dilibatkan dalam setiap perjalanan agar mengetahui tujuan mudik, termasuk tempat peristirahatan.

“Supaya ia memiliki gambaran mau ke mana saja, ini juga dilakukan untuk mengurangi kejenuhan, sehingga dia mengetahui peta yang akan dituju,” kata Sani saat berbincang dengan VIVA.co.id, Selasa 21 Juni 2016.

Selain itu, Sani juga menyarankan anak-anak yang ikut dalam mudik diberikan keleluasan, sepeti membawa barang-barang yang disuka. “Gadget memang boleh, tapi itu tidak saya sarankan,” katanya.

Psikolog Anak dan Keluarga, Sani Budiantini Hermawan. (VIVA.co.id/Hadi Suprapto)

Tak hanya itu, Sani pun menuturkan, dengan perjalanan mudik yang cukup jauh bisa dimanfaatkan sebagai momen yang tepat untuk saling berinteraksi antara anak, ibu, dan ayah.

Orang tua harus menjembatani apa yang dibicarakan ke semua orang yang ikut dalam mudik, memberikan pendidikan di setiap perjalanan, sehingga dapat menikmati perjalanan.

“Bisa juga melakukan permainan atau menyanyi bersama, sehingga ini ajang mendekatkan dengan anggota keluarga,” katanya.