Psikotes untuk Pembuat SIM
- VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
Untuk soal psikotes yang akan diikuti bakal dibagi dalam dua golongan, yakni pemohon SIM baru dan pemohon SIM perpanjangan. Untuk pemohon SIM baru akan diberikan 24 soal, sedangkan perpanjangan 18 soal.
"Untuk biayanya, kebijakan yang diinformasikan ke saya itu Rp35 ribu untuk fasilitas golongan SIM A, B dan C. Untuk baru dan perpanjangan, sama saja," kata Adi.
"Standardisasi ujiannya dibedakan jadi dua, yakni pemohon baru dan perpanjangan. Nanti kami keluarkan sertifikat yang sesuai dengan SIM yang diajukan," kata dia.
Akan ada beberapa aspek yang bakal dinilai, pertama kecermatan, stabilitas emosi, serta aspek-aspek lain sesuai yang diatur dalam Peraturan Kapolri.
Biro Psikologi Andi Arta merupakan lembaga yang ditunjuk kepolisian dalam tes SIM. Kata Adi, pihaknya akan menyiapkan 30 titik lokasi ujian psikologi untuk persyaratan pembuatan SIM.
"Untuk lokasi kami siapkan sesuai wilayah hukum Polda Metro Jaya, dan untuk infrastruktur sudah mendekati kesempurnaan. Secara lokasi standar tidak jauh, berdampingan dengan fasilitas kepolisian. Bahkan ada beberapa yang ada di Satpas-nya. Kami upayakan untuk bisa one day service," kata dia.
Seperti ujian pada umumnya, pemohon SIM tentu harus menjawab pertanyaan yang sudah disiapkan di lokasi tersebut. Jika sudah selesai, nantinya akan dikeluarkan hasil bagi pemohon SIM untuk selanjutnya bergulir ke proses berikutnya.
"Untuk soal ujian psikologinya ada 24 soal. Satu soal kami berikan waktu 30 detik, jadi estimasi waktu ujian SIM ini sekitar 12 menit dan ada toleransi 3 menit, jadi sekitar 15 menit per pemohon," kata dia.
Tinggal Tunggu Kesiapan
Jika awalnya penerapan psikotes SIM bakal dilakukan mulai Senin, 25 Juni 2018, tiga hari jelang penerapan Polda Metro Jaya mengumumkan penundaan. Bukan membatalkan, namun kepolisian menyebut akan menunda sementara pelaksanaannya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengatakan, penundaan lantaran pihaknya ingin melakukan kajian mendalam terlebih dahulu. Agar nantinya tes psikologi dapat berjalan secara maksimal.
Pernyataan Idham seperti disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.
"Berkaitan dengan rencana Polda Metro melakukan tes psikologi bagi pemohon SIM mulai hari Senin besok, sesuai perintah Bapak Kapolda, pelaksanaan ditunda karena masih dikaji lebih lanjut berkaitan dengan sistem agar memperoleh hasil yang maksimal," katanya.