Polemik Dakwah di Dunia Malam
- istimewa
Sementara itu, pengunjung di diskotik sudah pasti tidak siap dan tak pernah menduga ada pendakwah yang masuk ke wilayah mereka, sehingga ketika mendengarkan dakwah pun menjadi terpaksa.
Pada akhirnya, tujuan pendakwah belum tentu dipahami oleh para pengunjung. Jika pun mereka mendapat informasi, akan segera dilupakan karena memang tak memiliki niat untuk mendengar dakwah dari awal. Sekali lagi, cuma terpaksa.
Menurut Romi, keinginan untuk mendengarkan dakwah harus datang dari individu itu sendiri, sehingga siap untuk menerima, memahami, dan menerapkan isi dakwah. Selain keinginan dari pengunjung, dia menambahkan, hatinya juga tergerak untuk menemukan kenikmatan dan mengenal manfaatnya.
Saran dia, jangan menjebak orang untuk mendengarkan dakwah karena pengunjung bukan anak-anak yang mudah untuk dipengaruhi. "Kalau memaksa orang, sebentar saja lupa. Kalau lupa, yang kita lakukan enggak ada manfaatnya," tutur Romi.
Dan di antara ramainya polemik, ada satu tulisan manis dari salah satu netizen di dunia maya. Menurutnya, berdakwah di dunia malam tak menutup kemungkinan bisa mendatangkan hidayah bagi segelintir pengunjung.
"Pernah dengar cerita pelacur yang masuk surga karena memberikan minum pada seekor anjing? Kun fayakun. Kalau memang Allah sudah berkehendak mungkin saja hidayah datang ke mereka. Niatnya Pak ustaz ini Insya Allah baik, berbaik sangkalah sebagai seorang Muslim. Amin," tulis netizen.