Bagi-bagi 'Kue' di Senayan

Ketua DPR Puan Maharani
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

“Tidak ada sosok konfrontatif seperti Fahri Hamzah dan Fadli Zon,” kata Qodari kepada VIVAnews, Rabu sore 2 Oktober 2019.

Qodari melihat, sosok Puan bakal menjembatani komunikasi antara DPR dan Presiden dengan baik, karena keduanya berasal dari PDIP. Puan Maharani juga dapat menjadi “Jembatan kebangsaan” antar partai politik di DPR sebagaimana Taufiq Kiemas, ayahnya yang menjadi mentor politik Puan.

Qodari berharap, Puan dapat menjadi dirigen yang baik bagi produk legislasi DPR yang sering dikritik karena selalu di bawah target. Soal legislasi, Qodari menyarankan tiga hal, pertama target legislasi harus realistis.

Hal Kedua, DPR kerjasama dengan eksekutif karena sumber daya manusia di kementerian lebih banyak daripada di DPR sehingga lebih banyak yang bekerja. Ketiga, perlu manajemen legislasi undang-undang yang kontroversial. Jangan ditumpuk diawal atau diakhir seperti DPR periode sebelumnya. 

“Perlu dipecah-pecah dalam lima tahun ke depan, kalau ditumpuk akan sulit mengelola tekanan politiknya,” kata dia.