Diplomasi Keris Raja dan Ratu Belanda ke Indonesia

Raja Belanda Willem dan Sultan Hamengkubuwono X
Sumber :
  • VIVAnews/Cahyo Edi

VIVA – Keris Pangeran Diponegoro yang dikembalikan Raja dan Ratu Belanda menjadi pusaka yang sangat penting. Sebab, keris memiliki filosofi yang sangat tinggi bagi masyarakat Jawa.

Kerajaan Belanda juga sudah memiliki keinginan mengembalikan keris tersebut cukup lama. Keinginan tersebut akhirnya terwujud dalam kunjungan pertama Raja dan Ratu Belanda tersebut.

Tak hanya mengembalikan keris, Raja dan Ratu Belanda sempat menyampaikan permohonan maaf atas penjajahan yang dilakukan di masa lalu. Mereka pun sempat mengunjungi kompleks Keraton Yogyakarta dan bernostalgia dengan Sultan Hamengku Buwono X.

Berita seputar kunjungan Raja dan Ratu Belanda ini menarik perhatian pembaca VIVAnews. Berikut tiga berita seputar hal tersebut:

1. Pusaka Keris Pangeran Diponegoro dikembalikan

Dalam catatan sumber sejarah, Pangeran Diponegoro memiliki sejumlah pusaka. Salah satunya keris yang digunakan ketika berperang. Pusaka keris yang masih terjaga hingga kini yaitu keris yang digunakan pahlawan nasional itu saat tertangkap oleh pasukan Belanda.


2. Keluarga sebut ada keris yang lebih penting

Saat kunjungan raja dan ratu Belanda, Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima, ke Indonesia pada 10-13 Maret 2020, ada kabar menggembirakan lainnya untuk Indonesia. Ternyata, keris pusaka milik Pahlawan Nasional, Pangeran Diponegoro, yang bernama Kyai Nogo Siluman, ditemukan dan dikembalikan Pemerintah Belanda ke Indonesia.


3. Nostalgia antara Raja Belanda dengan Sultan HB X

Usai bertemu Presiden Jokowi, Raja Belanda Willem Alexander yang didampingi Ratu Belanda Maxima melanjutkan tur kunjungannya. Kali ini, mereka bertemu dengan Raja Keraton, Sri Sultan HB X di Keraton Yogyakarta, Rabu, 11 Maret 2020.