Grup Pendatang Baru Jadi Korban Pelecehan Seksual Saat Siaran Langsung

Fanatics.
Sumber :
  • Koreaboo

VIVA – Grup K-pop pendatang baru, Fanatics telah menjadi korban pelecehan seksual oleh staf laki-laki mereka. Staf itu terdengar meneriakkan kalimat seksual terhadap mereka.

Saat melakukan siaran V Live pada 7 September, empat anggota Fanatics (Via, Chaelin, Doi, Rayeon) melakukan siaran untuk berkomunikasi dengan para penggemar. Mereka bahkan menggelar penarikan undian spesial untuk para penggemar.

Dikutip laman Koreaboo, saat melakukan siaran, para anggota memakai rok pendek tanpa ditutupi selimut atau jaket yang menutupi kaki mereka. Hal itu langsung menjadi perhatian, karena biasanya para wanita disediakan selimut atau barang serupa untuk menutupi kaki mereka saat duduk untuk menghindari kecelakaan.

Baca juga: Diserang Komentar Negatif, Charlie Puth Tegur Fans BTS

Sekitar 11 menit siaran berlangsung, seorang staf perempuan memberikan sweater ungu kepada Via dan menutupi kakinya dan Chaelin. Beberapa menit kemudian, staf perempuan itu menutupi kaki Doi dan Rayeon dengan jaket lain.

Setelah itu dilakukan, sebuah suara pria terdengar bersamaan dengan dua suara yang terdengar seperti seseorang yang ditampar.

"Apa yang kau lakukan, menutupi (kaki) mereka? Kami mencoba menunjukkannya, kenapa kamu menutupinya? Apa kau bodoh?" teriak suara staf pria itu.

Segera setelah kalimat itu terdengar, Doi mengembalikan jaket yang menutupi kakinya dan Rayeon. Saat melakukan itu, wajah Doi terlihat cemas dan ketika suara tamparan kedua terdengar, Chaelin langsung berhenti di tengah kalimat dan memaksa tersenyum.

Rayeon juga memaksa untuk tersenyum saat itu. Sementara Via melirik diduga ke arah anggota staf.

Tapi, para penggemar kemudian menyadari bahwa yang memberikan jaket bukanlah staf tapi anggota mereka sendiri, Sika. Meski begitu, identitas wanita yang memberikan jaket belum bisa dipastikan.

Selama sisa siaran, Doi dan Rayeon melanjutkan tanpa menutupi kaki mereka dan angle kamera masih memperlihatkan kaki mereka. Doi dan Rayeon menghabiskan sisa waktu siaran dengan posisi duduk yang menyilangkan kaki mereka.

Para penggemar grup itu dan warganet pun menjadi marah dengan manajemen grup itu karena meneriakkan kalimat yang melecehkan.

"Pria macam apa staf itu?"

"Aku rasa jika aku orangtua mereka, jantungku akan copot melihat itu."

"Aku sangat marah melihat wajah para member."

Agensi Fanatics, FENT, belum merilis pernyataan apapun terkait insiden itu.