Usai Melahirkan, Kylie Jenner Nangis 3 Pekan Berturut-turut

Kylie Jenner.
Sumber :
  • Instagram @kyliejenner

VIVA Showbiz – Kylie Jenner melahirkan anak keduanya pada bulan Februari silam. Nama buah hati dengan jenis kelamin laki-laki itu hingga kini belum dibeberkan ke publik. Ia pun curhat dalam acara The Kardashians yang tayang baru-baru ini. 

Rupanya setelah melahirkan, Kylie menangis sampai tiga pekan yang diduga akibat dari hormon postpartum.

“Aku menangis selama, seperti, tiga minggu…setiap hari sampai aku akan berbaring di tempat tidur dan kepalaku akan sangat sakit,” katanya seperti dikutip dari Page Six.

Kylie Jenner.

Photo :
  • Instagram @kyliejenner

Di sisi lain, hal tersebut justru membuat mental Kylie menjadi lebih kuat. 

“Tapi aku merasa lebih baik secara mental,” ujar Kylie.

“(Biasanya) aku tidak menangis setiap hari, jadi itu bagus. Aku tidak mengalami hari-hari buruk dengan tubuhku, aku mengalami hari-hari buruk secara mental,” sambungnya. 

Kylie mengaku kondisinya yang terus menangis merupakan bagian dari baby blues syndrome. 

“Aku bukan seorang dokter tapi aku membaca di Google bahwa mereka menyebutnya baby blues tidak sampai lebih dari enam pekan. Setelah sekitar enam pekan, aku mulai merasa lebih baik, tetapi aku benar-benar mengalami baby blues,” ujar pacar dari Travis Scott ini. 

Kylie Jenner dan Travis Scott

Photo :
  • Mirror.co.uk

Baby blues syndrome adalah perasaan sedih yang dialami ibu di masa-masa awal usai melahirkan. Kondisi ini cenderung muncul pada hari kedua atau ketiga pascapersalinan. 

Masih di episode sama – yang dibuat pada bulan April, Kylie mengaku bahwa ia tidak pernah keluar malam selama hampir satu tahun. Walaupun sang kakak, Kendall Jenner mengundangnya ke acara Tequila 818 di Las Vegas. Ia memutuskan untuk tidak pergi pada menit akhir dan memilih tinggal di rumah bersama putra dan putrinya yang berusia 4 tahun, Stormi. 

Sejak menjadi ibu dua anak, Kylie kerap mengungkapkan perjuangan pascapersalinan di Instagram.

“Tidak mudah secara mental, fisik, spiritual, ini gila,” tutur perempuan berusia 25 tahun ini dalam sebuah unggahan di bulan Maret. 

Walaupun sulit, Kylie mengaku merasa menjadi dirinya sendiri sejak menjadi seorang ibu.

“Namun aku mendapatkan kembali kepribadianku. Seperti, aku merasa seperti diriku lagi. Aku pernah merasa bukan diriku,” ucap Kylie.