Keluarga Chester Bennington Gagas Organisasi Anti-Bunuh Diri

Kenangan Chester Bennington saat Tampil Bersama Linkin Park
Sumber :
  • REUTERS/Danny Moloshok

VIVA.co.id – Kematian vokalis Linkin Park, Chester Bennington, dengan bunuh diri, membuat pihak keluarga tergerak untuk membuat sebuah organisasi bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya bunuh diri. Wadah ini diharapkan bisa meredam dan menekan jumlah kasus bunuh diri di masyarakat.

Dilansir dari TMZ, Kamis 30 Agustus 2017, seorang sumber yang dekat dengan keluarga Chester mengatakan bahwa mereka memang berencana membangun sebuah organisasi mengenai 'kesadaran bunuh diri'. Dengan harapan dapat mencegah penggemar Chester, terutama para kaum muda, yang mengalami masalah serupa dengan frontman Linkin Park tersebut.

"Kami diberitahu mengenai kekhawatiran pihak keluarga, setelah dua orang bintang rock besar baru-baru ini melakukan bunuh diri, Chester dan Chris Cornell, dan berpotensi membuat penggemar mereka mungkin ingin memuliakan atau entah bagaimana menghormati kematian mereka dengan melakukan hal yang sama," ujar sumber tersebut, sebagaimana dilansir dari TMZ.

"Mereka juga khawatir jika orang-orang bermasalah akan menganggap hal ini sebagai jalan keluar yang tepat," ujarnya menambahkan.

Dengan gagasan ini, pihak keluarga Chester disebut-sebut ingin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai larangan untuk bunuh diri. Dan, menyediakan sumber daya bagi mereka yang ingin merenungkan masalah hidup dan mencari solusi darinya.

Mereka mengaku merasakan kejatuhan terbesar Chester saat sedang sendirian, terutama di saat-saat terakhirnya hidup sebelum memutuskan bunuh diri.

"Jadi mereka ingin menekankan pentingnya melibatkan diri dengan orang-orang terkasih," ujar sumber tersebut.

Pihak keluarga telah mengumumkan mengenai gagasan pembentukan wadah anti-bunuh diri ini. Namun sepertinya mereka masih berada dalam tahap awal, karena belum ada kabar pasti kapan organisasi baru itu akan dibangun dan mulai berjalan.