Tekad 2 Atlet Alumnus PON XX Papua Tembus Pelatnas Polo Air

Atlet polo air asal Papua, Ahmad Fauzi Mappatabe
Sumber :
  • PB PRSI

VIVA – Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) bersiap mengadakan pelatihan nasional (pelatnas) polo air dalam persiapannya menuju Asian Games 2022. Sebelum memasuki pelatnas, pengurus terlebih dulu menggelar seleksi nasional (seleknas) di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta.

Seleknas tahap pertama digelar selama tiga hari mulai 20-22 Januari 2022. Terdapat 54 atlet dari 9 provinsi yang ikut serta dalam kegiatan ini, yakni Jambi, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Papua.

Nantinya, dari 54 nama yang ada, akan disaring lagi menjadi 26 atlet untuk menjalani seleknas tahap kedua. Sebelum, akhirnya didapat tim yang diproyeksi masuk pelatnas dan akan berlatih di Serbia pada Februari mendatang.

Menyangkut peluang masuk pelatnas, Ahmad Fauzi Mappatabe, yang berasal dari Papua sangat termotivasi mengikuti seluruh rangkaian tes yang diajukan oleh panitia. Pemain berposisi center itu sangat optimis bisa melaju ke pelatnas.

Atlet polo air, Novian Dwi Putra

Photo :
  • PB PRSI

Bagaimana tidak, dia sebelumnya tampil cukup apik ketika PON XX Papua tahun lalu. Di mana, dia ikut membawa Papua meraih medali perunggu dari cabang polo air putra.

"(Kegiatan) ini bagus ya untuk persiapan Asian Games. Setelah PON kemarin kemudian digelar seleksi ini. Persaingannya juga semakin ketat. Seleknas ini jadi membuka peluang daerah lain untuk ikut seleksi," kata Ahmad Fauzi kepada wartawan, Sabtu 22 Januari 2022.

Menyoal persaingan, Ahmad Fauzi mengaku cukup sengit. Sebab, dia juga bersaing dengan seniornya di posisi yang sama. Salah satunya adalah Yusuf Budiman.

Ketum PB PRSI, Anindya Novyan Bakrie, pantau seleknas polo air putra

Photo :
  • PB PRSi

"Saya optimis, kemarin habis dapat medali juga di PON jadi harus optimis karena saya mau tampil di Asian Games," jelas dia.

Tak hanya Ahmad Fauzi, beberapa atlet senior juga semakin terpacu dengan adanya seleknas ini. Mereka coba memberikan yang terbaik agar posisinya di pelatnas tak tergeser oleh para atlet muda.

Salah satunya adalah Novian Dwi Putra. Sebagai kiper, dia mengaku terpancing untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya agar bisa kembali terpilih masuk pelatnas.

"Pertama kali seleksi nasional ramai banget dibanding tahun sebelumnya. Dari berbagai daerah banyak yang ikut, saya juga terpancing untuk memberikan yang terbaik. Semakin banyak yang ikut, menambah persaingan jadi lebih kompetitif," ucap kiper nasional polo air, Novian Putra.