Eko Yuli Gagal Sabet Emas Angkat Besi SEA Games 2017

Atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan, di SEA Games 2017.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA.co.id – Atlet angkat besi andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan gagal menyabet medali emas di SEA Games 2017 Kuala Lumpur. Turun di nomor 62 kilogram, peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2015 lalu itu hanya mampu mengisi posisi kedua.

Total angkatan Eko pada nomor ini ialah 306 kg. Dia kalah 1 kg dari wakil Vietnam, Trinh Van Vin. Alhasil, Eko harus puas dengan medali perak, dan membiarkan Trinh menikmati kemenangan tipisnya.

Di angkatan snatch, Eko mencatatkan angkatan 140 kg. Itu menjadi yang terbaik darinya, karena berhasil unggul dari Trinh yang mengangkat 135 kg. Angkatan itu sekaligus menjadi rekor baru di ajang SEA Games.

(Baca juga: Taekwondo Indonesia Sumbang Emas SEA Games 2017)

Kekalahan Eko kali ini, tak lepas dari percobaannya mengangkat beban 169 kg pada clean and jerk. Di angkatan ketiga dia gagal, setelah sebelumnya bisa mengangkat beban 166 kg.

Sedangkan Trinh, terus melesat di clean and jerk. Dia bisa mengangkat beban seberat 172 kg. Dan, itu juga menjadi rekor SEA Games. Pada nomor ini, medali perunggu direbut oleh wakil Myanmar, Myin Ki. Total angkatannya 284 kg.

Dengan hasil ini, angkat besi total baru menyumbangkan dua medali perak. Sebelumnya, Surahmat yang turun di kelas 52 kg juga mencatatkan raihan sama.