Ribuan Orang Banjiri Proses Pemakaman KH Abdullah Munif Marzuqi Langitan

Proses Pemakaman Kh Abdullah Munif Marzuqi Langitan
Sumber :
  • Tangkapan Layar

VIVA Trending – Kabar duka datang dari Pesantren Langitan, Tuban. Karena salah satu tokoh majelis masyayikh pesantren ini, KH Abdullah Munif Marzuqi wafat pada Kamis, 20 Juli 2023 sekitar pukul 15.55 WIB di Rumah Sakit Holistic Purwakarta, Jawa Barat.

Dilansir dari Nu online, Pemakaman jenazah dilakukan hari ini, Jumat, 21 Juli 2023 pagi. Proses pemakamannya pun diunggah oleh salah pendakwah Indonesia Gus Miftah dalam akun instagramnya @gusmiftah:

Proses Pemakaman Kh Abdullah Munif Marzuqi Langitan

Photo :
  • Tangkapan Layar

“Subhanalloh…..proses pemakaman al mukarrom KH. Abdulloh Munif Marzuqi (pengasuh pondok pesantren langitan)…….Allohu Akbar.” Tulis Gus Miftah dalam keterangan narasi video unggahan.

Di dalam video terlihat keranda mayat sedang digotong menuju pemakaman, kemudian terlihat ribuan orang yang datang mengiringi proses pemakaman KH Abdullah Munif Marzuqi.

Jalan yang dilewati pengantar jenazah KH Abdullah Munif Marzuqi itu terlihat sampai ujung jalan dipenuhi orang-orang yang datang untuk mengantarkan ke peristirahatan terakhirnya.

Lantas video yang di unggah oleh Gus Miftah mendapat banyak komentar dari netizen yang takjub melihat keramaian orang dalam Proses Pemakaman Kh Abdullah Munif Marzuqi.

Smoga kelak ketika saya wafat Husnul khatimah”

“merinding innalillahi wa innailaihi rajiun”

“setiap kali melihat wafatnya Kyai, yang diiring ribuan jamaahnya, saya njuk lalu berkaca, akankah wafatku nanti sedemikian mulia? Ya Alloh... hanya kepadaMu kami berharap.”

“Yang kita bawah setelah datangnya kematian adalah hanya amal baik selama di dunia.
Dan hari ini ribuan orang bersaksi atas amal baik yang beliau lakukan selama di dunia.”

Berdasarkan data yang Madrasah Al-Falahiyah, KH Abdullah Munif Marzuqi lahir pada 23 Januari 1954. Almarhum merupakan Pengasuh Pesantren Langitan sepeninggal KH Abdullah Faqih yang wafat 2012 silam. Dengan demikian almarhum menjadi pengasuh selama 11 tahun.