Saipul Jamil, Polisi dan Masjid

Saipul Jamil
Sumber :
  • ANTARA/Hafidz Mubarak A

Sosok Saipul Jamil di rumah dan sekitarnya terbilang religi. Dia selalu mampir ke masjid untuk salat. Bahkan Saipul kalau ke masjid selalu berpenampilan dengan sarung, peci, dan sorbannya. Maka tak heran bila pengacaranya Kasman bilang klientnya hanya membangunkan korban untuk itikaf di masjid di malam hari.

Joko: "Kok, bisa melakukan pencabulan?
Tono: "Bisa terjadi pada siapa aja"
Joko: "Tapi anehnya, kok bilang itikaf, ya. Padahal itikaf adalah menetap di masjid dalam waktu yang lama. Dan biasanya sepuluh hari berakhirnya di bulan Ramadan."
Tono: "Ya, lu tahu sendiri, pokoknya menetap sebentar seperti short time  gitulah.”
Joko: "Hus...kalau short time kayak ke Kalijodo saja? Tapi ini malah ke masjid?"
Tono: "Kalau di masjid suasananya lain."
Joko: "Lain bagaimana?"
Tono: "Ya, kalau di masjid banyak mas-mas, makanya Saipul mau ke mas(-)jid.
Joko: "walah, kualat lu."

(Cerita ini dikirim oleh Ahmad Zidan)