Si Cantik Parmi yang Konyol

Ilustrasi
Sumber :
  • U-Report

Setelah menang berbagai lomba Parmi lalu berjalan-jalan bersama temannya, Surti. Ia melihat ada seorang laki-laki dan wanita  bertubuh kekar. Parmi ingin seperti mereka bertubuh kekar dan berotot. Parmi berpikir, “Bagaimana caranya Parmi bisa mempunyai tubuh berotot seperti mereka”.

Parmi terus menerus berpikir mencari cara agar mempunyai tubuh atletis. Parmi berkata, “Surti, kamu bisa beri saran atau tidak?” Surti menjawab, “Saran apa?” Parmi berkata, “Bagaimana caranya mempunyai tubuh atletis?” Lalu Surti menjawab, “Latihan olah raga. Macam-macam olahraga bisa dilakukan. Salah satu tempat adalah olahraga di tempat fitnes.” Parmi langsung senang mendengar saran Surti. Parmi berkata sambil tersenyum, “Wah, idemu boleh juga dicoba. Terima kasih atas sarannya Surti.”

Parmi yang mendengar saran Surti langsung merasa gembira. Parmi mengamati bajunya dengan baju khusus untuk fitnes. Parmi bergegas menuju tempat fitnes. Parmi memakai baju tanpa lengan di tempat fitness. Parmi melakukan treadmill dan mencoba alat fitnes yang lain yaitu alat angkat berat.

Dengan spontan Parmi menangkat tangannya lebar-lebar untuk mengangkat barbel. Orang-orang di sekitarnya terkejut melihat aksi Parmi. Hal yang membuat mereka terkejut adalah bulu ketiak yang begitu lebat. Beberapa orang menutup mata mereka, ada yang keluar dari tempat fitness dan ada yang sampai melonggo melihat Parmi. Tiba-tiba tempat fitness sepi karena semua pengunjung keluar dari sana.

Pemilik fitnes melihat banyak pengunjung keluar dan bertanya kepada salah satu dari mereka, “Loh kok pada keluar, kenapa? Kok cepat sekali latihan fitnesnya? Ada apa kok semuanya keluar secara bersamaan?”

Pengunjung tersebut mencoba menjelaskan, “Kami semua tidak ingin melihat wanita yang sedang mengangkat barbel di sana.” Pengunjung tadi berbicara sambil menunjuk ke arah Parmi. Pemilik fitnes bertambah bingung, “Ada ada dengannya? Apa yang salah dengannya? Dia hanya mengangkat barbel”.

Karena pemilik fitnes sudah cukup berumur dan penglihatannya kurang jelas, ia tidak bisa melihat Parmi dengan jelas. Pengunjung menjawab dengan cepat, “Bapak coba mendekat ke arah wanita itu. Amati dia dengan seksama. Bapak akan tahu apa yang menyebabkan kami semua keluar dari tempat ini.” Pemilik fitness itu mengambil kacamatanya dan menghampiri Parmi. Setelah dua menit pemilik fitness itu baru paham penyebab semua pengunjung keluar semua. Pemilik tersebut merasa syok dengan apa yang ia lihat sehingga pingsan mendadak.