Pahlawanku Sang Petugas Kebersihan Kota

Ibuku yang terbaik.
Sumber :

VIVA.co.id – Ia merupakan wanita yang sangat kuat dan tegar dalam menjalani hidupnya sehari-hari, tanpa adanya bantuan dari orang lain. Ia adalah Ibuku yang bernama Rosalia Etty Murwanti, yang lahir di Jakarta. Dia dilahirkan dari pasangan Veronica Yayah Surnayah (nenek) dan Leo Heribertus Sumaryoto (kakek). Ia merupakan seorang kakak tertua dari lima bersaudara. Dari dulu kehidupannya sudah susah, sehingga membuat keluarganya serba kekurangan.

Dari kecil ibuku sudah bisa belajar untuk berdagang atau berjualan. Ia berjualan berbagai macam barang seperti menjual mainan, gorengan, dan lain-lain. Ibuku tidak pernah malu untuk berjualan, karena ia membantu keluarganya yang kesusahan. Ia setiap hari berjualan di sekolah. Atau apabila dagangannya tidak habis, ia akan menjajakan kakinya ke sekitar lingkungan untuk menawarkan dagangannya tersebut ke orang-orang.

Ia juga berusaha untuk mendapatkan sekolah yang murah seperti negeri atau dibiayai sekolah oleh teman dari kakekku. Setiap hari, ia bersekolah dengan berjalan kaki walaupun jarak yang ditempuhnya sangat jauh dari rumah. Ibuku bersekolah hanya sampai SMEA di Jakarta. Ibuku ingin sekali melanjutkan pendidikannya, tetapi keadaan yang memaksanya untuk berhenti sampai di situ.

Kakek dan nenekku pernah bilang kepada ibu, “Sudah, kamu tidak usah kuliah. Uangnya buat adik-adikmu saja biar mereka bisa kuliah.” Ibuku menuruti apa yang dikatakan oleh nenek. Ia tidak pernah melawan perkataan orang tuanya. Ia hanya bisa berpasrah saja terhadap apa yang telah ditentukan oleh nenekku. Sehingga membuat ibu mencari pekerjaan untuk membantu keuangan keluarga dan membantu membiayai sekolah adik-adiknya.

Ia tidak pernah mengeluh lelah dan mengerjakannya dengan penuh sabar. Ia juga yang selalu mengerjakan pekerjaan rumah seperti menyapu, mengepel, mencuci piring, mencuci pakaian, memasak, dan lain-lain. Ibuku bekerja tanpa adanya pamrih atau meminta imbalan kepada orang tuanya. Ia berpikir bahwa pekerjaan itu semua merupakan kegiatan yang sudah seharusnya dilakukan oleh seorang anak.

Dalam bekerja, ibu selalu giat karena ia membutuhkan pekerjaan dan upahnya. Setiap bulannya ia selalu mendapatkan gaji. Lalu gaji tersebut langsung diserahkan ke nenekku tanpa ia mengambil sepeser pun. Ia tidak pernah takut susah dalam hal bekerja karena pasti ada orang yang akan memperhatikannya. Seperti membelikan dan memberikan makanan, uang, dan sebagainya.