Saya Setuju Visi Prabowo dan Gerindra
- VIVA/Ikhwan Yanuar
Jadi bagi saya, China adalah suatu keniscayaan, sudah suatu given. Dan kemajuan China sekarang dengan jumlah penduduk 1.4 miliar orang, dan menguasai teknologi, dan mempunyai kemampuan keuangan yang banyak itu sudah tidak bisa lagi dikesampingkan, dia akan kemana-mana di dunia ini. Untuk Indonesia Cuma satu, mau diambil kesempatan ini atau tidak? Maka hati-hati jika kita ingin mengambil kesempatan ini dengan China, maka ambilah kesempatan ini dengan mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya untuk bangsa Indonesia, dan jangan dibalik.
Jawa Barat itu di Pilpres 2014 menjadi lumbungnya Prabowo. Apa Anda terbebani dalam pertarungan Pilkada 2018 ini?
Oh justru tidak menjadi beban ya. Ya bebannya mungkin agar saya tidak over confident, karena Prabowo itu menang 63 persen di Jawa Barat (Pemilu 2014), PKS 10 tahun memimpin Jabar, itu jadi endorses saya iya. Tapi, saya tidak boleh over confident juga, saya tidak boleh ceroboh, tidak boleh lengah juga, dan jangan merasa jumawa juga dengan perolehan-perolehan itu. Justru dengan kondisi saya saat ini saya harus semakin rajin keliling, karena manusia itu kan selalu berubah, lingkungan strategis itu selalu berubah dia. Jadi saya kira saya masih harus terus berjuang, perjalanan saya masih jauh.
Secara peta politik sekarang ini dengan empat calon di Jawa Barat itu ada kemungkinan suara para kandidat lain itu kemungkinan besar pecah?
Ya masih harus tetap berjuang, jangan pernah anggap enteng mereka itu.
Target Anda berapa suara?
Untuk memenangkan Jawa Barat ini karena calonnya ada empat pasang, ya paling tidak 33-37 persen, di atas 33 persen cukup convertable lah ya. Tapi, susah juga karena ini akan ketat juga.
Kalau Anda nanti terpilih, ada strategi meningkatkan penghasilan masyarakat Jabar yang di beberapa wilayah masih di bawah rata-rata?
Begini memang masih banyak kantong-kantong yang tingkat kemiskinannya masih tinggi, terutama di wilayah Jawa Barat bagian timur. Sehingga perlu ada sentral-sentral produktif yang bisa menciptakan atau membuka lapangan kerja. Seperti begini, membangun kawasan industri, dulu itu Jawa Barat itu kan daerah industri di bangun di daerah bekasi, Cikarang dan kerawang, itu dibangun karena outletnya itu Tanjung Priok, tapi outlet Cirebon tidak pernah digarap, pelabuhan cirebon tidak pernah diberdayakan, padahal kalau outlet Cirebon itu diberdayakan itu akan membangun daerah sekitar Indramayu dan Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat sebelah timur itu akan ada lapangan kerja yang lebih.