Dua WNI yang Dibebaskan dari Abu Sayyaf Sudah Diserahkan ke Keluarga

Dua WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf dikembalikan ke keluarga, Kamis, 26 Desember 2019.
Sumber :
  • VIVAnews/Arrijal Rachman

VIVA – Pemerintah menyerahkan dua korban penyanderaan kelompok separatis Abu Sayyaf yang telah berhasil diselamatkan pada 22 Desember 2019 kepada keluarga. Dua sandera tersebut merupakan Anak Buah Kapal (ABK) Ikan SN 388. 

5 WNI Disandera Abu Sayyaf, Minta Ditebus 8 Miliar

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, keduanya telah disandera selama 90 hari. Setelah berhasil dibebaskan, pada 23 Desember 2019, keduanya langsung diserahkan kepada Pemerintah Indonesia untuk kemudian dipulangkan.

"Seacara resmi kami atas nama Pemerintah Indonesia untuk menyerahkan Pak Maharudin dan Samiun ke keluarga. Selamat berkumpul dengan keluarga dan doa kita belum lepas agar Pak Farhan bisa dibebaskan dengan selamat," kata Retno di kantornya, Jakarta, Kamis, 26 Desember 2019.

Penculikan Abu Sayyaf Berulang, Malaysia Tingkatkan Keamanan

Retno menuturkan, proses pembebasan tersebut tidak terlepas dari diplomasi tingkat tinggi yang dilakukan Presiden Joko Widodo kepada Presiden Rodrigo Duterte saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN, di Busan, Korea Selatan.

"Presiden meminta agar (Presiden Duterte) memberi perhatian terhadap tiga sandera WNi yang ada di Filipina di mana saat itu Presiden Durtete menyampaikan komitmen membantu sekuat tenaga," tegasnya.

Abu Sayyaf Terus Berulah, Malaysia Tolong Perhatikan Perairan Sabah

Dengan bebasnya Maharudin Bin Lunani dan Samiun bin Maneu, maka WNI yang masih ditahan kelompok Abu Sayyaf tinggal tersisa satu lagi, yakni Muhammad Farhan, anak dari Maharudin.

"Kita akan kerja semaksimal mungkin untuk bebaskan satu lagi sandera yakni M. Farhan yang kebetulan putra Pak Maharudin. Kami mohon doa dari masyarakat Indonesia," tuturnya.

Kelompok bersenjata Abu Sayyaf.

Ogah Bayar 8 Miliar Tebus Sandera 5 WNI, Tentara Mau Gempur Abu Sayyaf

Tentara sudah identifikasi lokasi penyanderaan.

img_title
VIVA.co.id
27 Februari 2020