Jokowi Minta Layanan Keuangan Digital RI Dikembangkan

Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin menggelar ratas.
Sumber :
  • VIVAnews/Fikri Halim

VIVA – Pemerintah terus mendorong, agar masyarakat mendapatkan akses terhadap layanan keuangan formal. Secara khusus, Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota kabinetnya mengenai strategi nasional, guna mendorong inkusli keuangan. 

img_title Jokowi Dapat Pedang Naga Liman, Senjata Tradisional Kesultanan Cirebon dari Gus Ujang

Menurut Jokowi, meski mengalami kenaikan, indeks inklusi keuangan Indonesia saat ini masih tertinggal dengan negara tetangga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ingin bandingkan, inklusi keuangan di negara lain. Di ASEAN saja, Singapura sampai 98 persen, kita masih di angka 70 persen, Malaysia 85 persen, Thailand 82 persen. Kita masih di bawah mereka sedikit," kata Jokowi di kantornya, Selasa 28 Januari 2020.

img_title Jokowi Bakal Bertemu Pengasuh Yayasan Al-Bhustomi Padepokan Anti Galau, KH Muhammad Ujang Busthomi Hari Ini

Jokowi pun meminta, kepada seluruh pemangku kepentingan, agar akses keuangan terus diperluas hingga pelosok desa.

"Prioritaskan perluasan dan kemudahan akses layanan keuangan formal di seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, juga saya minta lembaga keuangan mikro dan bank wakaf mikro terus diperluas dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang tidak terjangkau oleh layanan perbankan," kata dia. 

img_title Soal Permintaan Hadirkan Jokowi di Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Bilang Begini

Seiring berkembangnya zaman, kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu, layanan keuangan berbasis digital juga menjadi tren baru di tengah-tengah masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jokowi mengacu data pengguna internet di Indonesia yang potensinya besar sekitar 170 juta orang. Akses keuangan, kata dia, tidak hanya memanfaatkan perbankan semata, tetapi di dalamnya ada produk asuransi, pasar modal, dan dana pensiun.

"Ini harus terus dikembangkan. Karena kita ingat, negara kita kepulauan, sehingga perlu layanan keuangan digital berbasis internet," tuturnya. (asp)

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi

Jokowi ke Pulau Palue NTT, Berencana Bermalam Bareng Warga Pengungsi Gempa

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi dijadwalkan mengunjungi masyarakat terdampak gempa bumi Flores di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), 16 September 2026.

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut