Ini Pembagian Komisi Kasus Korupsi Al Quran

Zulkarnaen Djabar Diperiksa Badan Kehormatan DPR
Zulkarnaen Djabar Diperiksa Badan Kehormatan DPR
Sumber :
  • VIVAnews/ Muhamad Solihin

 

VIVAnews - Anggota Badan Anggaran Komisi VIII DPR, Zulkarnaen Djabar, dan anaknya, Dendy Prasetya, selaku Direktur PT  Karya Sinergi Alam Indonesia, didakwa telah mengatur pengurusan anggaran proyek pengadaan kitab suci Alquran dan pengadaan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah di Kementerian Agama tahun anggaran 2011-2012.

Jaksa menuturkan, pada September 2011 terdakwa satu, Zulkarnaen Djabar  memberikan informasi kepada terdakwa dua, Dendy Prasetya dan Fahd El Fouz terkait adanya anggaran optimalisasi terkait pengadaan proyek laboratorium komputer dan pengadaan kitab suci Alquran di Kementerian Agama. 

Dalam pertemuan itu, Fahd bertindak selaku broker dengan mengajak Vascoruseimy atau Syamsul Rachman dan Riski Mulyo Putro untuk mengatur pengadaan dan fee atau komisi untuk terdakwa satu karena telah berkontribusi dalam anggaran.

"Yang mengatur fee adalah terdakwa dua," ujar Jaksa Dzakiyul Fikri saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin 28 Januari 2013.

Selanjutnya terdakwa dua bersama dengan Fahd El Fouz melakukan perhitungan pembagian fee yang dicatat dalam sebuah kertas pada tahun anggaran 2011 - 2012 yang intinya sebagai berikut.

Untuk pekerjaan pengadaan laboratorium komputer di MTs tahun anggaran 2011 senilai Rp31,2 miliar yaitu :