Kecurigaan Mantan Kalapas Cebongan

Mantan Kalapas Cebongan Sukamto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Noveradika

VIVAnews - Mantan Kepala Lapas Kelas II Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Sukamto mengaku sempat curiga saat empat tersangka pengeroyokan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dititipkan ke lembaga pimpinannya, Maret lalu. Menurutnya, penitipan keempat tahanan itu di luar kebiasaan.

Setelah dititipi Polda DIY, Sukamto yang saat menjabat Kepala Lapas Cebongan langsung memberi arahan kepada anak buahnya. "Ini kasus sensitif dan perlu meningkatkan keamanan," kata dia saat bersaksi di Pengadilan Militer Yogyakarta terkait perkara penyerangan itu, Jumat 5 Juli 2013.

Jokowi Ajak Relawan dan Menteri Nobar Semifinal Timnas U-23 di Istana

Kecurigaannya terbukti. Sabtu 23 Maret 2013, lembaga pimpinanya diserang pada terdakwa. Insiden ini menewaskan empat tahanan, titipan Polda DIY.

Sukamto memberikan keterangan serupa untuk sejumlah terdakwa yang disidang secara terpisah, hari ini. Para terdakwa itu adalah Sersan Satu Tri Juwanto, Sertu Anjar Rahmanto, Sertu Marthinus Roberto Paulus, Sertu Herman Siswoyo, dan Sertu Suprapto. Di ruang sidang lain, Sukamto juga memberikan kesaksian untuk terdakwa Ucok cs, yaitu Serda Ucok Tigor Simbolon, Serda Sugeng Sumaryanto, dan Koptu Kodik.

Dalam perkara ini, 12 anggota  anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Kandang Menjangan, Kartosuro duduk sebagai terdakwa di Lapas Cebongan.

PKB Hormati Sikap Gelora yang Tolak PKS Gabung ke Prabowo-Gibran

Sukamto juga mengungkapkan, sebelum peristiwa penyerangan di Lapas Cebongan,  petugas lapas sempat mendapatkan pelatihan khusus baris berbaris di Markas Kopassus Kandang Menjangan, Kartosuro."Kenapa peristiwa itu harus terjadi. Itu jadi pertanyaan kami hingga sekarang,” jelasnya.

Usai memberikan keterangan, Sukamto sempat menyalami dan memeluk para terdakwa.

Selain Sukamto, Pengadilan Militer juga mendengar keterangan sejumlah tahanan Lapas Cebongan. Mereka adalah Wahyu Aristyo, Slamet, Triyono, dan Erwin Wahyu. Mereka bersaksi untuk terdakwa Ucok cs. (umi)

Ditolak Gelora Masuk Koalisi Prabowo, PKS Lempar Sindiran Menohok: Aduh, Partai Nol Koma
Anies Baswedan di Hotel Wyndham Surabaya.

Ditanya Gabung Kabinet Prabowo, Anies Bungkam karena Takut Dibilang Geer

Mantan calon presiden pada Pilpres 2024, Anies Baswedan, bungkam ketika ditanya soal bersedia atau tidak bila diajak bergabung di kabinet pemenang Pilpres 2024.

img_title
VIVA.co.id
29 April 2024