Sambut Imlek, Ribuan Kue Keranjang Diarak Keliling Pasar Gede Solo

Grebeg Sudiro
Grebeg Sudiro
Sumber :
  • VIVAnews/Fajar Sodiq

VIVAnews - Menyambut Tahun Baru Imlek, panitia Imlek Bersama Solo menggelar kirab Grebeg Sudiro. Kirab yang sarat akulturasi ini bakal menyediakan 4.000 kue keranjang yang akan disebar.

Kirab yang digelar pada hari ini, Minggu, 26 Januari 2014, sekitar pukul 14.00 WIB dipusatkan di sekitar kawasan Pasar Gede Solo. Sekitar daerah pasar tersebut merupakan kawasan pecinan di Kota Solo.

Humas Panitia Imlek Bersama 2014, Sumartono Hadinoto, mengatakan bahwa Grebeg Sudiro merupakan salah satu wujud akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa, khususnya di wilayah Sudiroprajan di sebelah timur Pasar Gede. Selain menampilkan gunungan kue keranjang, kirab tersebut juga menampilkan sejumlah kesenian tradisonal Tionghoa dan Jawa.

"Akan ada dua gunungan kue keranjang. Ada replika gunungan klenteng dan gunungan Panggungsonggobuwono. Total, kue keranjang yang akan dirayah oleh warga sekitar 800 kilogram atau sekitar 4.000 kue keranjang," kata dia, Minggu, 26 Januari 2014.

Lebih lanjut, menurut dia, gunungan kue keranjang itu nanti akan dikirab keliling sekitar kawasan Pasar Gede Solo. Selain gunungan kue keranjang, kirab tersebut juga akan diikuti oleh kelompok kesenian tradisional, seperti prajurit kepatihan, hadrah, keroncong anak, Reog Ponorogo, tarian kreasi dari Papua, Tari Kipas dan lainnya.

"Setelah selesai dikirab, selanjutnya gunungan kue keranjang akan dirayah oleh warga di depan Pasar Gede. Selain gunungan kue keranjang, panitia juga akan membagikan kue keranjang kepada penonton," ujarnya.

Grebeg Sudiro telah digelar sejak beberapa tahun yang lalu. Oleh sebab itu, dikatakan Sumartono, Grebeg Sudiro telah masuk menjadi agenda tahunan pariwisata Kota Solo.

"Grebeg Sudiro menjadi ikon pariwisata Kota Solo setiap menjelang perayaan Imlek," ucapnya. (one)