KPK Didesak Ambil Alih Kasus Korupsi TransJakarta

Demo HMI Usut Korupsi Bus Transjakarta
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar
VIVAnews - Sejumlah orang yang mengatasnamakan Persatuan Mahasiswa Jakarta (Permata DKI Jakarta) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengambil alih dugaan korupsi pengadaan bus TransJakarta.
img_title Tinggalkan Pemusatan Latihan Tanpa Izin, Cristiano Ronaldo Terancam Hukuman Berat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus dugaan korupsi tersebut diduga melibatkan Joko Widodo saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
img_title Iuran BPJS Kesehatan Belum Berubah per Oktober 2026, Ini Rincian Tarif Kelas 1, 2, dan 3

"Jokowi adalah aktor intelektual di balik kasus tersebut, sebab sebagai gubernur, dialah yang mengatur semua kebijakan pemerintahan DKI Jakarta. Karena semua kebijakan sudah pasti melalui persetujuan Jokowi," ujar Sky Ryan, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 27 Juni 2014.
img_title Pertamina Buka Camping Ground di Mandalika, Tampung 150 Orang saat MotoGP 2026

Menurutnya, kasus ini sudah ditangani oleh Kejaksaan Agung sudah hampir satu tahun. Namun hingga saat ini penyidik Kejaksaan Agung belum memeriksa Jokowi.

"Joko Widodo sebagai gubernur DKI Jakarta adalah orang yang mengatur semua kebijakan. Barang tentu pengadaan melibatkan dan persetujuan beliau," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dia berharap Kejagung tidak menutup mata dalam keterlibatan Jokowi dalam kasus ini. "Tangkap dan adili Jokowi. Kami mendesak agar KPK untuk berani membuka transkip percakapan Megawati dan Jaksa Agung," kata dia. (adi)
Jennifer Coppen.

Ternyata Jennifer Coppen Sudah Putus Kontrak dengan Brand Sejak Juni 2026, Terkait Kasus Dugaan Penipuan Emas Rp25 M

Jennifer Coppen mengaku mengakhiri kerja sama dengan brand investasi emas sejak 19 Juni 2026 setelah menerima keluhan pelanggan, sebelum namanya disorot dalam kasus Rp25

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut