Derita Bulimia Tina Toon

Sumber :
  • VIVAnews/Beno Junianto
VIVAlife
img_title Terungkap, Asalan Sebenarnya Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN Jadi Rp229 T
- Wajahnya yang selalu ceria dan selalu tampil penuh energi di setiap aksi panggung membuat pelantun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bolo-Bolo
img_title Telkomsel dan PosDigi Luncurkan Paket Sat Set Pos, Dukung Aktivitas Layanan Agen Pos
, Tina Toon dikenal sebagai seleb yang penuh dengan rasa percaya diri.
img_title Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok, Pernyataan Trump soal Iran Jadi Sorotan

Tapi di balik itu semua, tak banyak yang tahu, jika artis yang semasa kecilnya ini terkenal karena tubuh gempalnya memiliki perjuangan berat untuk tampil sempurna di hadapan publik.

Setiap perempuan, terlebih selebriti pasti memimpikan tubuh ideal dan langsing. Ini membuat mereka menghalalkan segala cara, termasuk melakukan diet ketat. Ini, diam-diam dilakukan oleh Tina.

Terobsesi memiliki tubuh langsing, Tina bahkan harus berjuang melawan bulimia. Ini merupakan kelainan pola makan, biasanya sengaja dilakukan agar tubuh menjadi atau tetap langsing walau makan banyak.

Tindakan ini cukup ringkas, namun sangat menyiksa. Setelah makan, biasanya pelaku bulimia berupaya membuang semua makanan yang baru dia santap dengan memasukkan tangannya ke mulut agar bisa muntah. Ada pula melalui obat-obatan maupun olahraga yang berlebihan setelah makan.

Bagi sebagian kalangan, bulimia tidak saja dipandang sebagai penyimpangan namun juga dikaitkan dengan penyakit mental. Ini terkait dengan depresi atau gangguan emosional yang dialami seseorang yang merasa bentuk tubuhnya tidak sesuai dengan yang dia inginkan. Biasanya ini dialami mereka yang sangat memperhatikan penampilan fisik , seperti artis atau seleb.

Ada yang ingin bentuk tubuh mereka berubah drastis sehingga praktik bulimia pun mereka jalani, namun lama kelamaan itu menjadi kebiasaan yang mengganggu. Itulah yang dialami Tina.     

Dari Bully hingga Bulimia

Sejak kecil Tina memang selalu mengundang gemas para penggemar yang melihatnya. Apalagi, jika melihat gaya khasnya dengan goyangan kepala dan tubuhnya yang gemuk.

Namun tak banyak yang tahu, tubuh gemuknya itu justru membawa masalah bagi Tina saat ia sekolah, dan beranjak remaja. Tina menjadi korban bully teman-temannya. Menjadi bahan olok-olok karena tubuh suburnya.

Tina berusaha memendam masalah itu sendiri. Namun, akhirnya terserang stres berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


"Remaja pasti ada stresnya. Pelampiasannya beda-beda, ada di YouTube, sosmed, ada yang langsung gila."
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut