BI Waspadai Konflik Terkait ISIS Picu Depresiasi Rupiah

Para pemimpin dunia berkumpul di konferensi internasional di Paris
Sumber :
  • REUTERS/Michel Euler/Pool

VIVAnews - Bank Indonesia mewaspadai konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, yang menjadi sorotan dunia saat ini. Sebab hal itu berisiko melemahkan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain, khususnya dolar Amerika Serikat.

Prabowo Akui Dekat NU Sejak Prajurit Muda: Kalau Orang Menghadapi Maut yang Dicari Kiai

Gubernur BI, Agus Martowardojo, Rabu 17 September 2014, menyatakan bahwa kekhawatiran akan terjadinya gejolak ekonomi dunia semakin serius dengan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menyatakan akan memimpin langsung perlawanan terhadap kelompok militan yang mendeklarasikan Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS).

"Kami waspadai konflik geopolitik di Timur Tengah, di mana Presiden AS akan memimpin sendiri koalisi untuk mengatasinya," ujar Agus di Jakarta.

Koalisi perlawanan terhadap kelompok ISIS yang diinisiasi AS didukung oleh hampir seluruh negara di kawasan Eropa, Amerika, dan Asia. Bahkan, sebanyak 10 negara di semenanjung Arab, menyatakan dukungannya untuk melakukan perlawanan terhadap kelompok militan tersebut.

Selain soal ketegangan geopolitik Timur Tengah, referendum yang terjadi di Skotlandia dan konflik politik di Ukrania juga mendapat perhatian bank sentral. Sebab, akumulasi dampak semuanya akan besar bagi perekonomian Indonesia.

Untuk itu, Agus pun menegaskan upaya meredam pengaruh eksternal ini perlu dilakukan. Salah satunya dengan mendorong penggunaan lindung nilai dalam transaksi keuangan perusahaan BUMN dan entitas pemerintahan lainnya.

"Kalau di Indonesia transaksi nilai tukar masih sangat menggunakan spot market, kombinasi dari menjaga risiko nilai tukar dan menjaga stabilitas nilai tukar itu akan sangat susah dikelola dengan baik," kata Agus. (asp)

Hard Gumay

Hard Gumay Sarankan Rizky Nazar Segera Nikahi Syifa Hadju, Ini Alasannya

Hard Gumay menyarankan Rizky Nazar untuk segera menikahi Syifa Hadju karena hal itu bisa membawa banyak keuntungan bagi kehidupannya.

img_title
VIVA.co.id
29 April 2024