Lima Alasan Mengapa Karyawan Terbaik Resign

Resign
Sumber :
  • http://www.dailysylvia.com
VIVA.co.id
img_title Tips agar Target Pekerjaan Sesuai 'Deadline'
- Masalah terkait pengurangan karyawan bukanlah hal yang baru, namun yang menarik perhatian adalah makin bertambahnya karyawan yang ingin keluar dari perusahaan tanpa ragu-ragu, bahkan ketika sedang memiliki prestasi yang baik di perusahaannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Jokowi Curhat Soal Pengangguran ke Pemimpin Negara Islam
Karena itu, banyak perusahaan-perusahaan besar kehilangan karyawan-karyawan terbaiknya. JobsDB melalui artikel ini menjabarkan alasan yang mendasari mengapa mereka resign, bahkan dengan lantang dan berteriak, 'Saya keluar!'.

img_title Menko Darmin: Pekerja Indonesia Harus Tersertifikasi
1. Gaji terlalu kecil atau terlalu lama naiknya

Karyawan perusahaan menyebutkan bahwa gaji dan kompensasi sebagai alasan utama mengapa mereka memilih untuk meninggalkan pekerjaan mereka. Ketika ekonomi Asia secara perlahan membaik, masih terdapat perusahaan di luar sana yang menggaji karyawannya di bawah upah minimum. 

Biasanya, perusahaan-perusahaan ini menunggu surat pengunduran diri dari karyawannya sebelum memberikan surat penawaran gaji yang baru. Parahnya, penawaran yang diajukan tersebut masih terlalu kecil dan sangat terlambat. 

Ketika penawaran tersebut dibuat, biasanya karyawan telah memutuskan untuk berhenti atau telah menerima tawaran pekerjaan di tempat lain. Hal ini juga berkaitan dengan tunjangan di luar gaji seperti jatah cuti, tunjangan kesehatan dan gigi, bonus, komisi dll. Ketika seorang karyawan tidak mendapatkan apa yang diharapkan, ia akan memilih untuk meninggalkan pekerjaannya.

2. Tidak adanya hubungan dengan atasan

Sebagian karyawan memilih untuk tidak bersahabat dekat dengan atasannya, tetapi mereka menginginkan sebuah hubungan yang baik terjalin dengan atasannya. Karyawan bekerja dengan atasannya (manager) dan jika mereka tidak dapat berkomunikasi dengan atasannya, maka suasana bekerja akan terasa berat dan makin memburuk. 

Tak seorangpun yang ingin bekerja dengan orang yang sulit untuk dimintai nasihat atau feedback tentang kinerja mereka. Sebuah hubungan merupakan bagian dari kebutuhan sosial dan jika hal tersebut tidak ditemukan di tempat kerjanya atau dari atasannya, seorang karyawan akan memilih untuk mencarinya di tempat yang lain.

3. Sudah tidak ada tantangan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Setiap individu tidak pernah berhenti untuk mencari tantangan yang baru. Hal ini yang menguatkan kepribadian, kepercayaan diri dan passion individu tersebut. 
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut