Lima Alasan Mengapa Karyawan Terbaik Resign
Kamis, 5 November 2015 - 09:12 WIB
Sumber :
- http://www.dailysylvia.com
VIVA.co.id
- Masalah terkait pengurangan karyawan bukanlah hal yang baru, namun yang menarik perhatian adalah makin bertambahnya karyawan yang ingin keluar dari perusahaan tanpa ragu-ragu, bahkan ketika sedang memiliki prestasi yang baik di perusahaannya.Â
Karena itu, banyak perusahaan-perusahaan besar kehilangan karyawan-karyawan terbaiknya. JobsDB melalui artikel ini menjabarkan alasan yang mendasari mengapa mereka resign, bahkan dengan lantang dan berteriak, 'Saya keluar!'.
1. Gaji terlalu kecil atau terlalu lama naiknya
Karyawan perusahaan menyebutkan bahwa gaji dan kompensasi sebagai alasan utama mengapa mereka memilih untuk meninggalkan pekerjaan mereka. Ketika ekonomi Asia secara perlahan membaik, masih terdapat perusahaan di luar sana yang menggaji karyawannya di bawah upah minimum.Â
Biasanya, perusahaan-perusahaan ini menunggu surat pengunduran diri dari karyawannya sebelum memberikan surat penawaran gaji yang baru. Parahnya, penawaran yang diajukan tersebut masih terlalu kecil dan sangat terlambat.Â
Ketika penawaran tersebut dibuat, biasanya karyawan telah memutuskan untuk berhenti atau telah menerima tawaran pekerjaan di tempat lain. Hal ini juga berkaitan dengan tunjangan di luar gaji seperti jatah cuti, tunjangan kesehatan dan gigi, bonus, komisi dll. Ketika seorang karyawan tidak mendapatkan apa yang diharapkan, ia akan memilih untuk meninggalkan pekerjaannya.
2. Tidak adanya hubungan dengan atasan
Sebagian karyawan memilih untuk tidak bersahabat dekat dengan atasannya, tetapi mereka menginginkan sebuah hubungan yang baik terjalin dengan atasannya. Karyawan bekerja dengan atasannya (manager) dan jika mereka tidak dapat berkomunikasi dengan atasannya, maka suasana bekerja akan terasa berat dan makin memburuk.Â
Tak seorangpun yang ingin bekerja dengan orang yang sulit untuk dimintai nasihat atau feedback tentang kinerja mereka. Sebuah hubungan merupakan bagian dari kebutuhan sosial dan jika hal tersebut tidak ditemukan di tempat kerjanya atau dari atasannya, seorang karyawan akan memilih untuk mencarinya di tempat yang lain.
3. Sudah tidak ada tantangan
Setiap individu tidak pernah berhenti untuk mencari tantangan yang baru. Hal ini yang menguatkan kepribadian, kepercayaan diri dan passion individu tersebut.Â
Halaman Selanjutnya