Bisnis Quick Chicken Pratikkan Filosofi Jenderal Sudirman

Quick Chicken
Sumber :

img_title Ini Ragam Pilihan Bisnis Waralaba dengan Modal Rp3 Juta
Quick Chicken

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Dorong Daya Saing UMKM, Pemerintah Sempurnakan Dua Kebijakan
Ia sempat menyesali outlet pertama Quick Chicken di Demangan, Yogya pada tahun keempat  tidak bisa dipertahankan alias harus dilepas. Penyebabnya adalah harga sewa yang melambung tinggi  membuat kalkulasi bisnis dipastikan merugi jika dipertahankan. 

img_title Izin UMKM Akan Dipermudah untuk Kejar Target
Seiring  membaiknya iklim bisnis Tanah Air dan makin berkibarnya bendera Quick Chicken, Bendi mengisahkan sejak 2005 sudah marak permintaan kerja sama bisnis berupa sistem waralaba. 

Filosofi  gerilya Bapak TNI Jenderal Sudirman ternyata ia praktikkan dalam menebarkan bisnis Quick Chicken.  Sadar kalau bisnisnya itu kalah segalanya dari pemain modal besar di bisnis serupa,  Bedi  memakai strategi unik. 

Setelah melalui survei  terencana dengan mengedepankan sejumlah data akurat  di sebuah lokasi –umumnya pinggiran kota--yang diprediksikan ramai pembeli dengan beberapa kriteria yang sifatnya intern,  Bedi baru berani memutuskan membuka outlet.  Maka itu,  jangan heran  kalau outlet Quick Chicken justru ada di pinggiran-pinggiran kota, namun menebar rata.  

Sebut saja untuk kawasan Jabodetabek. Ia penuh keyakinan  membuka outlet yang menebar rata di kawasan Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, bahkan pihaknya kewalahan untuk  memenuhi derasnya  permintaan kerjasama bisnis sistem waralaba itu.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


“Untuk langsung menandingi pemain besar, sudah pasti  kami keok. Namun, strategi yang kami rancang ini  terbukti menuai hasil yang memuaskan.  Kami akan fokuskan membuka outlet-outlet di area sekitar Jakarta,  baru kemudian memantapkan diri untuk masuk ke  Jakarta. Secara perlahan tapi pasti,  kami juga akan mengembangkan sayap ke Pulau Sulawesi dan Kalimantan,” ujarnya. 
World Islamic Economic Forum (WIEF) Ke-12 Tahun 2016

Sri Mulyani: Nilai Perjanjian WIEF US$900 Juta, Masih Kecil

Ia mengharapkan perjanjian ini meningkatkan jaringan pengusaha UMKM.

img_title
VIVA.co.id
4 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut