Kasus Bongkar Data iPhone, Hakim Menangkan Apple

Logo Apple Inc. dan salah satu pendirinya, mendiang Steve Jobs.
Sumber :
  • REUTERS/Beck Diefenbach

Sebelumnya, pada pekan lalu, Apple menyebutkan AWA sebuah aturan terbatas dan mempertanyakan apakah perusahaan diharuskan untuk membangun backdoor dalam perangkat mereka. Isu ini menjadi persoalan hangat dan menjadi debat publik dan menarik perhatian Kongres AS yang rencananya akan memutuskan terkait polemik tersebut.

img_title VIDEO: Bahaya Pakai Alat Bantu Seks Ber-Wifi

Diberitakan sebelumnya, desakan FBI agar Apple membuka akses keamanan atau backdoor Apple guna menyelidiki data iPhone 5c yang digunakan oleh Syed Rizqan Farook, terdakwa peristiwa bom San Bernardino, Amerika Serikat. Kala itu, Desember 2015, serangan tersebut menewaskan 14 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permintaan FBI untuk memasuki sistem keamanan perangkat iPhone nantinya, untuk mencari informasi berharga tentang plot teror, apakah Farook beserta istrinya, Tashfeen Malik, menerima bantuan dari pihak lain yang belum terungkap oleh FBI.

img_title Kenapa Situs Porno Terbesar Pasang Enkripsi
Sosial media Facebook

Facebook Buat Masalah Lagi, 14 Juta Pengguna Kena Dampaknya

Muncul celah keamanan yang membuat postingan privat terpapar ke publik

img_title
VIVA.co.id
8 Juni 2018
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut