Waskita Optimistis Kantongi Kontrak Baru Rp100 Triliun

Para pekerja sibuk di suatu lokasi proyek infrastruktur di Jakarta beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • REUTERS/Garry Lotulung

VIVA.co.id - PT Waskita Karya (Persero) menyatakan telah mengantongi kontrak baru pada tahun ini sebesar Rp63 triliun. Adapun, perseroan menargetkan perolehan kontrak baru sepanjang 2016 sebesar Rp100 triliun.

Pejabat yang Rangkap Jabatan di BUMN Diminta Buat LHKPN
"Sisanya Rp37 triliun merupakan carry over dari tahun lalu," ujar Direktur Keuangan Waskita Karya, Tunggul Rajagukguk, di Jakarta, Selasa, 29 Maret 2016.
 
Erick Thohir Klaim Temukan 53 Kasus Korupsi di BUMN
Tunggul mengatakan, sebesar 70 hingga 80 persen dari total kontrak baru perseroan diperoleh dari proyek Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pemerintah. "Sisanya 20-30 persen dari proyek swasta," katanya. 
 
Hutama Karya Mohon Uang Muka Proyek Dikembalikan Jadi 20 Persen
Tercatat, pada 2015 lalu kontrak baru perseroan sebesar Rp32 triliun dan sisa nilai kontrak dari tahun 2015 sebesar Rp19,7 triliun, sehingga total nilai kontrak yang dikelola Waskita Karya pada 2015 sebesar Rp51,9 triliun.
 
Nilai kontrak tersebut, terdiri dari proyek pemerintah sebesar 30,7 persen, BUMN sebesar 56,3 persen, dan 12,8 persen proyek swasta. 
 
Perseroan juga terus berinovasi dengan melebarkan lini bisnis dalam sektor industri lainnya, seperti investasi jalan tol, pre cast, realty dan energi.
Visualisasi pengembangan organisasi BRI melalui BRIVolution 2.0

Pengembangan Organisasi di Masa Pandemi: BRI Jalankan BRIVolution 2.0

Manfaatkan momentum pandemi sebagai stimulus terjadinya pengembangan organisasi, BRI dorong implementasi BRIVolution 2.0

img_title
VIVA.co.id
24 Desember 2021