Komisi X Usulkan Pengadaan Genset dan Komputer untuk UNBK

Sekolah ini belum terapkan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer
Sumber :
  • VIVA.co.id / Foe Peace

VIVA.co.id – Anggota Komisi X DPR RI Laila Istiana mengusulkan pengadaan genset bersamaan dengan unit komputer untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Hal ini bertujuan mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik selama pelaksanaan UNBK.

Siswa Terdampak Banjir Dapat Dispensasi Waktu Penyelenggaraan UN

“Walaupun sudah ada kerjasama dengan PLN, dan menjamin tidak ada pemadaman listrik, kami mengusulkan pengadaan genset dimasukkan dalam pengadaan komputer, dari pemerintah pusat,” ujarnya di Senayan, Rabu 14 April 2016.

Pasalnya, lanjut Laila, masih ada kemungkinan terjadinya pemadaman listrik. Dikhawatirkan, jika sampai hal itu terjadi dapat mengganggu konsentrasi peserta UN. Selain itu, sewa genset yang mahal, menjadikan alasan sebaiknya pengadaan genset digabung bersama dengan pengadaan komputer.

Hebat, Siswa SMAN 6 Solo Ini Dapat Skor 100 di Semua Pelajaran UNBK

“Untuk mem-back up pelaksanaan UNBK, seluruh keuangan sekolah itu tergerus. Jika dalam sehari UNBK ada tiga kali shift, sehingga membutuhkan pendanaan yang cukup besar untuk konsumsi, sewa genset yang mencapai Rp1 juta per hari, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Politisi Fraksi PAN ini menilai, jika genset sudah tersedia di sekolah, maka sekolah tidak perlu memikirkan harus menyewa genset, dan setidaknya sebagian masalah antisipasi pemadaman listrik sudah selesai.

Sebanyak 126 Siswa SMA Curang pada UNBK 2019

Ia juga mencatat, masih ada permasalahan di kendala server, walaupun itu kasuistis di beberapa sekolah, tidak terjadi di seluruh sekolah yang mengadakan UNBK. Tingkat kebocoran UNBK pun dinilai nihil.

“Pelaksanaan UN tahun ini lancar, tapi belum sempurna. Pelaksanaan UNBK tahun ini lebih rapi dibanding tahun lalu. Kami harapkan kepada pemerintah agar pengadaan komputer lebih diperhatikan,” kata politisi dari dapil Jawa Tengah itu. (web)

Kemendikbud: Ujian Nasional SMK Berjalan Lancar

UN di beberapa provinsi itu tetap memperhatikan protokol kesehatan.

img_title
VIVA.co.id
19 Maret 2020