Menteri Arif Yahya Akui Kalah dari Thailand

Menteri Pariwisata Arif Yahya
Sumber :

Hal kedua yang perlu diperhatikan jika ingin menang dalam persaingan industri pariwisata adalah kecepatan. "Pak Presiden mencanangkan tahun 2016 itu adalah tahun kecepatan. Tiga fokus presiden adalah deregulasi, infrastruktur dan pengembangan bisnis," ujarnya.

img_title GOTF 2022 Kembali Digelar, Penawaran Diskon Tiket Hingga 70 Persen

Kelemahan bangsa ini menurut Arif adalah terlalu lelet. Bagi dia, dalam konteks persaingan bukan yang besar makan yang kecil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi yang cepat makan yang lambat. Malaysia lebih kecil dari Indonesia tapi kita kalah dari mereka. Kita kalah dari Thailand yang lebih kecil. Bahkan kita kalah dari Singapura yang lebih kecil. Kita lambat," tuturnya.

img_title 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Indonesia yang Wajib Anda Kunjungi

Untuk itu, Arif meminta kepada PHRI untuk mendiskusikan regulasi apa saja yang dibutuhkan agar dimasukkan dalam paket kebijakan ekonomi ke-12. "Mumpung mau dikeluarkan lagi kebijakan paket ekonomi ke-12 yang bisa mempercepat kita bersaing," ujar dia. 

Hal ketiga yang mesti diperhatikan adalah smart. "Banyak contoh. Apa yang dilakukan oleh Malaysia dan Singapura juga Thailand. Meski mereka musuh kita tapi kita harus tahu. Banyak orang belajar dari kesalahannya sendiri. Tapi mari kita juga belajar dari kesalahan orang lain," kata Arif.
 

img_title Cita-cita Sandiaga Uno, Mau Bangun Wisata Kelas Dunia di Indonesia
Motul ajak biker explore Pulau Flores

Motul Ajak Bikers Promosikan Wisata Indonesia Lewat Turing di Flores

PT Motul Indonesia Energy (MIE) selaku Authorized Distributor pelumas Motul di Indonesia memiliki cara mempromosikan wisata di Tanah Air. Kali ini, lokasi Pulau Flores..

img_title
VIVA.co.id
9 Juli 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut