Enam Alasan Bangkrutnya Usaha Rumahan
- VIVA.co.id/Muhamad Solihin
2. Curang
Menginginkan usaha yang akan dijalankan menjadi sukses memang impian setiap orang, tetapi lakukan dengan jujur.Â
Bukan berarti Anda harus menggunakan bahan yang jelek untuk baju yang ingin dijual dan membanderolnya dengan harga yang tinggi. Cara tersebut, justru akan menghilangkan pelanggan Anda.
3. Malu
Hilangkan sifat malu untuk menjajakan dagangan Anda. Sifat gengsi membuat usaha Anda tidak berkembang dan Anda pun tidak akan sukses. Anda juga perlu menawarkan kepada teman-teman Anda, agar mereka mengenal usaha Anda.
4. Menutup diri
Sifat ini, sama sekali tidak dianjurkan bagi seorang wirausaha. Ketika Anda menutup diri, maka usaha Anda juga tidak berkembang.Â
Inspirasi dan inovasi produk akan berkembang, jika Anda mau membuka diri. Apalagi usaha sampingan, dengan model yang itu-itu saja tentu membuat pembeli bosan. Maka, jangan menutup diri dan cari inspirasi dari banyak hal.
5. Cepat puas
Memiliki sikap puas memang tidak salah, tetapi jangan terlalu tinggi. Sikap cepat puas yang terlalu besar, membuat Anda tidak bisa mengembangkan usaha yang dijalani.Â
Terkadang, sikap cepat puas membuat seseorang tidak mau mengembangkan kreativitas dan membuat semangat mengendur.Â
Untuk itu, Anda harus meminimalisir kepuasan Anda dengan jumlah yang sewajarnya saja. Baca Juga: Intip Cara Bank Menghitung Harga Rumah Sebagai Nilai Jaminan
6. Tidak teratur
Pada tahap ini, merupakan sikap ceroboh yang mungkin bisa terjadi pada Anda. Ketidakteraturan tentu membuat Anda tidak bisa mengontrol keuangan Anda.Â
Selain Anda harus mengatur waktu Anda, agar teratur dan fokus pada kedua pekerjaan, Anda juga harus mengatur keuangan Anda.Â
Pisahkan uang pribadi dengan uang penjualan, agar tidak terpakai satu sama lain. Keteraturan dalam memisahkan dan mengelola keuangan menjadi salah satu cara Anda, agar bisa menggunakan uang berdasarkan semestinya.Â
Bila perlu gunakan beberapa rekening untuk memisahkan uang usaha sampingan dan pribadi.
Perlu keseimbangan untuk dua fokus
Itulah hal-hal yang bisa menyebabkan usaha rumahan mengalami kebangkrutan. Untuk bisa membangun dua fokus, memang diperlukan komitmen yang kuat dalam mengerjakan dua hal tersebut, yaitu pekerjaan utama dan usaha rumahan yang dijalani.Â