Inilah Hasil RDPU Komisi X dengan Pengurus PSSI

Ketua Komisi X DPR RI Teuku Riefky Harsya
Sumber :

VIVA.co.id – Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi X DPR RI dengan Pengurus PSSI dipimpin Ketua Komisi X Teuku Riefky Harsya.

Langkah Tegas PSSI Basmi Sepakbola Gajah di Liga 3

Rapat Yang dimulai pukul 14.45 - 16.45 WIB ini menghasilkan beberapa kesimpulan, diantaranya:
Pertama, Komisi X DPR RI mengapresiasi terhadap keputusan FIFA Yang telah mencabut sanksi terhadap PSSI.

Kedua, Komisi X DPR RI mengapresiasi penjelasan PSSI tentang program kerja, pembenahan internal, dan langkah-Langkah untuk memutar kompetisi sepakbola nasional pasca dicabutnya pembekuan atau sanksi oleh pemerintah dan FIFA.

Pemain Keturunan Bisa Bela Timnas U-19 di Piala Dunia U-20, Siapa Dia?

Ketiga, Komisi X DPR RI mendukung langkah-langkah PSSI dalam menjalankan program prioritas persepakbolaan nasional sebagaimana tercantum dalam acuan kerja yang direkomendasikan oleh FIFA pada surat tertanggal 13 Mei 2016, yaitu:

a. Memperbaiki hubungan dengan pemain. PSSI dan APPI akan menetapkan standar kontrak bagi pemain sekaligus menyiapkan asuransi.

Indra Sjafri Disuruh Iwan Bule Jujur Soal PSSI, Jawabannya Mengejutkan

b. Memperbaiki statuta PSSI sesuai dengan standar statuta FlFA. Sekaligus berkomunikasi dengan pemerintah terkait dengan kesepakatan yang bisa dijalankan bersama.

c. Meninjau Indonesia Super League (ISL) sebagai kompetisi resmi PSSI, sekaligus mengkaji statusnya Torabika Sepakbola Championship (TSC) dalam Kongres PSSI, 1 Juni 2016 mendatang.

d. Mempersiapkan Tim Nasional Indonesia FIFA untuk mengikuti beberapa agenda FIFA yang terdekat seperti Piala AFF 2016, Sea Games 2017 dan Asian Games 2018.

e. Pengembangan infrastruktur persepakbolaan nasional berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memajukan sepak bola nasional.

Keempat, agar sepakbola nasional bisa segera bangkit kembali dan mengharumkan nama di bangsa, Komisi X DPR RI meminta PSSI untuk terus melakukan koordinasi dan komunikasi kepada para pemangku kepentingan sepakbola nasional termasuk dengan pemerintah dan klub-klub sepakbola nasional.

Kelima, Komisi X DPR RI akan menyampaikan kepada pemerintah agar kebijakan terhadap PSSI (pemberian sanksi) seperti SK Menpora 01307 tidak terulang kembali, mengingat dampak terhadap terhentinya aktifitas sepakbola menimbulkan kerugian pada pembinaan dan prestasi persepakbolaan nasional.

Keenam, Komisi X DPR RI akan menyampaikan aspirasi yang berkembang dalam RDPU dengan hari ini, termasuk adanya permintaan dukungan anggaran dalam pembinaan Tim Nasional dengan poin 2 d, pada rapat kerja dengan Menpora RI selanjutnya.

Ketujuh, dengan dicabutnya pembekuan / sanksi oleh pemerintah dan FlFA, Komisi X DPR RI meminta PSSI ke depan bisa lebih profesional, akuntabel dan berprestasi.   (Webtorial)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya