Kapolri Waspadai Kejahatan Siber Perbankan

profil tokoh Badrodin Haiti
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Badrodin Haiti, mengatakan pertahanan siber harus diperkuat. Sebab, mengingat kejahatan siber telah merusak sistem pemerintahan dan perbankan.

Laba Bersih BTN 2021 Naik 48,3 Persen, NPL Turun

Pemerintah harus mewaspadi kejahatan siber dengan memperkuat sistem pertahanan siber. “Pertahanan siber harus diperkuat, mereka merusak sistem,” kata Badrodin, pada saat orasi ilmiah  wisuda sarjana di Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu, 28 Mei 2016. 

Modusnya, pelaku kejahatan siber masuk ke dalam sistem lembaga negara dan perbankan. Polisi kini sedang menagani kasus peretas yang membobol sistem lembaga negara, perbuatan curang dalam pengadaan barang dan jasa.

Kinerja BTN Lampaui Industri Perbankan Kala Pandemi karena Ini

Di hadapan wisudawan, Kapolri pun meminta ribuan mahasiswa untuk berkreasi dan berinovasi dalam era media. 

Pemuda, menurutnya, sering bersentuhan langsung dengan teknologi. Hal itu berbeda dengan kelompok usia pra digital age yang sama sekali tak melek teknologi. 

Raih Predikat Bank Terbaik 2021, BTN Ungkap Target di Asia Tengaara

Sementara kelompok berikutnya adalah digital immigrant atau masyarakat peralihan yang mengikuti perkembangan teknologi di separuh usianya. 

Selain itu, dia berpesan, agar pemuda tetap kritis dan mampu memilah informasi yang masuk. 

Wawasan dan pemahaman yang luas dalam teknologi penting dimiliki untuk beradaptasi dengan perubahan situasi sosial.  “Kritis itu penting, tapi juga harus mampu memilah informasi yang kita terima,” ujarnya.

Direktur Utara BTN Haru Koesmahargyo.

Gara-gara Hal Ini, Nasabah Loyal BTN Meningkat 222 Persen

Sementara itu saldo dari nasabah BTN yang teregistrasi meningkat lebih dari 250 persen pada tahun 2021.

img_title
VIVA.co.id
7 Maret 2022