Jepang Siapkan Rp365 Miliar Dukung Tol Laut

Ilustrasi tol laut.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Tudji Martudji

VIVA.co.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengklaim telah mengidentifikasi minat investasi baru asal Jepang, sebesar Rp365 miliar. Minat tersebut untuk jasa angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus dari Surabaya ke wilayah timur Indonesia, termasuk Papua.

img_title Selain MRT, Bali Bakal Bangun Tol Laut di Awal 2025 untuk Atasi Kemacetan

Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, kepastian minat tersebut teridentifikasi dalam one on one meeting yang dilakukan dengan beberapa perusahaan potensial dalam kunjungan kerjanya di ketiga kota di Jepang, yakni Fukuoka, Nagoya, dan Tokyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami akan memfasilitasi minat investasi yang tergolong strategis tersebut. Program tol laut bertujuan untuk mempermudah arus barang, terutama di daerah Indonesia. Ini akan berdampak positif pada pemerataan pembangunan,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Jumat 10 Juni 2016.

img_title Ditanya Nelayan soal Program Tol Laut Jokowi, Anies Baswedan Jawab Itu Proyek Gagal

Menurut Franky, minat investasi dari perusahaan jasa angkutan laut Jepang tersebut, diharapkan dapat segera direalisasikan pada tahun ini. Dan, untuk mendukung tersebut, BKPM memastikan akan mengawal minat itu hingga terjadi proses realisasi investasi.

Kunjungan Kepala BKPM ketiga kota di Jepang, dilakukan sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman antara BKPM dengan Bank of Tokyo Mitsubishi Tokyo UFJ (BTMU) yang ditandatangani pada 2007 lalu.

img_title Perpendek Waktu Tempuh Kapal ke NTT, Kemenhub Buka Rute Trayek Hub-Spoke Tol Laut

Dalam kunjungan tersebut, BKPM juga memaparkan perkembangan perubahan regulasi Daftar Negatif Investasi (DNI) dihadapan 67 calon investor di Fukuoka, dan 118 calon investor di Nagoya. Forum bisnis Indonesia Investment Updates Seminar BTMU digelar dari kerja sama antara KBRI Tokyo, kantor Perwakilan BKPM Tokyo, dan Bank of Tokyo Mitsubishi Tokyo UFJ.

Sanitary Napkin dan otomotif

Franky menambahkan, selain mendapatkan komitmen investasi di Tol Laut, hasil kunjungan kerjanya juga mendapatkan komitmen investasi dua perusahaan Jepang, yang akan menginvestasikan modalnya di bidang industri sanitary napkin dan industri komponen otomotif di Karawang, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Minat investasi di bidang komponen otomotif membuktikan bahwa Indonesia telah berada pada jalur yang tepat sebagai basis produksi otomotif bagi Jepang” ujar Franky.

Perlu diketahui sejak 2010, Jepang selalu menjadi salah satu negara asal sumber utama investasi di Indonesia dengan realisasi investasi sebesar US$16 miliar. Nilai realisasi investasi ini mencakup industri otomotif, logam, mesin, dan elektronika. Pada periode yang sama, jumlah komitmen investasi Jepang mencapai US$45 miliar dengan porsi terbesar ada di sektor infrastruktur.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut