Libur Lebaran, Harga Ikan Melonjak 100 Persen

Pasar ikan Pantai Depok
Sumber :
  • VIVA.co.id/Daru Waskita

VIVA.co.id – Memasuki libur Lebaran harga ikan laut di pasar ikan Pantai Depok, Yogyakarta mengalami lonjakan hingga mencapai 100 persen dibanding sebelum libur Lebaran berlangsung.

Pemerintah Harus Tekan Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Sebelum Ramadan

Sudar, salah satu pedagang ikan di pasar ikan Pantai Depok mengatakan, untuk harga ikan cakalang sebelumnya Rp17 ribu per kilogram, naik menjadi Rp25 ribu per kilogram. Ikan cumi-cumi naik dari harga Rp50 ribu per kilogram, menjadi Rp85 ribu per kilogram.

Harga kepiting dari Rp65 ribu per kilogram pun melonjak sudah mencapai kisaran Rp130 ribu, harga kerang hijau naik dari Rp17 ribu per kilogram menjadi Rp25 ribu per kilogram. Harga udang sebelumnya hanya Rp65 ribu, saat ini bisa mencapai Rp85 ribu per kilogram.

Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik di Cirebon, Cabai Merah Kriting Dijual Rp60.000

"Harga kepiting yang naiknya tinggi bisa mencapai 100 persen. Biasanya harga Rp65 ribu per kilogram, kini Rp130 ribu per kilogram," katanya, Kamis, 7 Juli 2016.

Menurutnya dari berbagai ikan yang dijual di pasar ikan Pantai Depok, konsumen paling banyak membeli cakalang, cumi-cumi, kepiting dan udang.

Blusukan ke Pasar Tradisional Bali, Mendag: Beli MinyaKita Harus Pakai KTP, Tak Boleh Diborong

"Jenis ikan itu yang paling banyak diburu konsumen sehingga harganya naik cukup tajam," katanya.

Harga di pemasok naik

Sudar menyatakan, biasanya pedagang mencari untung dalam kisaran Rp15 ribu per kilogram karena harus menanggung tenaga dan es untuk mengawetkan ikan, serta biaya kerugian ikan busuk akibat tidak laku.

"Ya wajar saja jika harga ikan dari pemasok ikan sudah tinggi, maka di tangan pedagang ikan harga juga melonjak," ungkapnya.

Dwi, salah satu pemasok ikan di pasar ikan Pantai Depok mengatakan, harga ikan yang melonjak karena dari pemasok  juga mengalami kenaikan. Misalnya cumi-cumi dari pemasok di sudah Rp80 ribu per kilogram, maka sampai ke pedagang sekitar Rp85 ribu per kilogram.

"Kalau pedagang jual sudah di atas Rp100 ribu per kilogramnya," katanya.

Dia menyebutkan, pedagang mengambil untung Rp15 ribu per kilogramnya sudah wajar, karena harus menanggung biaya tenaga kerja, es untuk pengawet dan juga busuk karena tidak laku.

"Ya rata-rata pedagang mencari laba per kilogram sekitar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per kilogramnya."

(mus) 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya